Yesus Kristus yang Utama

– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 10 Maret 2008 –

Baca : Kisah Para Rasul 8:4-13

“Dan Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ” – Kisah Para Rasul 8:5

Hidup anak-anak Tuhan di zaman gereja mula-mula penuh dengan perjuangan. Karena percaya kepada Yesus, mereka harus dihadapkan pada bahaya dan aniaya, bahkan mereka harus mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan iman percayanya kepada Kristus. Meskipun demikian, tidak ada dari mereka yang menjadi takut, putus asa, mundur apalagi sampai menyangkal Kristus.
Pada waktu itu Stefanus baru saja dirajam batu karena Kristus. “Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya.” (Kisah Para Rasul 7:58a). Lalu, “… mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem.” (Kisah Para Rasul 8:1b), tetapi hal ini tidak menyurutkan semangat Filipus untuk tetap melayani tetap melayani Tuhan; dia pergi ke suatu kota di Samaria memberitakan Kristus di mana Kristus adalah pusat berita dari segala perkabaran Injil yang ia sampaikan; Dialah tema utama. Inilah yang dikerjakannya di depan banyak orang, ia “… memberitakan Injil tentang Kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus, dan mereka memberi diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan.” (Kisah Para Rasul 8:12); jadi yang disampaikan Filipus kepada orang-orang Samaria adalah tentang Kerjaan Allah, kuasaNya, karyaNya dan tentang pribadi Yesus Kristus, yang telah membuka pintu keselamatan bagi umat manusia sehingga manusia dapat sampai kepada Allah Bapa. Selama pelayanan tersebut, Roh Kudus menyertai Filipus, sehingga banyak orang “…melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu.” (Kisah Para Rasul 8:6). Bahkan Simon, seorang penyihir terkenal di kota itu, “…menjadi percaya, dan sesudah dibaptis, ia senantiasa bersama-sama dengan Filipus, dan takjub ketika ia melihat tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat besar yang terjadi.” (Kisah Para Rasul 8:13). Kita lihat kuasa Tuhan senantiasa menyertai dalam pemberita Injil!
Namun perhatikanlah bahwa yang harus menjadi tema utama pelayanan kita adalah Kerajaan Allah dan Yesus Kristus! Amat memprihatinkan bila banyak pelayanan Tuhan lebih mengedepankan keberhasilan pribadinya daripada memberitakan kuasa dan kebesaran karya Kristus!

Biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan! (Baca Roma 12:11)

Tinggalkan Balasan