Iman di Tengah Persoalan

– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 5 April 2008 –

Baca: 1 Petrus 1:3-12

“Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu – yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api – sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemulian dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.” 1 Petrus 1:7

Dalam hidup ini banyak hal yang harus kita lewati. Kerikil-kerikil tajam dan juga bebatuan seringkali menghadang laju perjalanan hidup kita. Namun ada satu hal yang dapat kita yakini yaitu kita akan mendapatkan kesempatan untuk mempraktekkan/membuktikan bahwa firman Tuhan itu benar dalam keadaan terburuk pun. Yang dimaksud di sini adalah ketika dunia sudah tidak dapat memberikan jalan dan tidak bisa diharapkan, sementara iblis terus berusaha membisikkan sesuatu dengan tujuan agar kita menjadi lemah dan kalah oleh keadaan dan situasi buruk yang ktia alami, pada saat itulah kita sedang mengalami ujian iman, apakah kita benar-benar percaya kepada firman Tuhan yang mengatakan, “Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk Tuhan?” (Kejadian 18:14a)
Saat ini kita hidup di dunia nyata, bukan dongeng di mana tidak pernah ada kesusahan, pencobaan dan semuanya berjalan dengan indah tanpa onak dan duri. Kita juga harus sadar bahwa Tuhan tidak pernah menjanjikan suatu kehidupan tanpa adanya ombak dan badai, tapi Dia berjanji memberi kelepasan dan jalan keluar, “Kemalangan orang benar banyak, tetapi Tuhan melepaskan dia dari semuanya itu;” (Mazmur 34:20). Kemenangan pasti akan kita alami bila kita berpegang penuh kepada janji firmanNya. Dalam keadaan kritis, jangan sekali-kali kita berharap kepada manusia atau mengandalkan kekuatan sendiri. Bila harapan kita tertumpu kepada manusia, semua pasti berujung kepada kekecewaan. Sungguh pertolongan itu datanya dari Tuhan, oleh karena itu pemazmur berkata, “Lebih baik berlindung pada Tuhan dari pada percaya kepada manusia. Lebih baik berlindung pada Tuhan daripada percaya kepada para bangsawan.” (Mazmur 118:8-9). Permasalahan yang kita alami adalah media bagi kita untuk melatih dan memurnikan iman kita. Percayalah bahwa semua itu tidak melebihi kekuatan kita!

Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan! (Baca Yeremia 17:7_

Tinggalkan Balasan