Perwira KAPERNAUM

– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 10 April 2008 –

Baca: Matius 8:5-13

“Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: ‘Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.’ “ Matius 8:8

Persoalan itu selalu datang pada manusia tanpa memandang usia dan status sosial, baik itu orang kaya, miskin, orang kita atau desa, berpangkat tinggi atau yang buta huruf pun, tak luput dari permasalahan. Berbagai usaha dilakukan oleh manusia untuk mencegah dan menanggulanginya, tetap fakta membuktikan bahwa manusia tidak punya daya untuk lari dan menolak masalah yang ada. Oleh karena itu, manusia sangat membutuhkan jalan yang tepat untuk dapat keluar dari persoalan yang membelitnya. Satu satunya jalan dan Pribadi yang dapat memberikan pertolongan sesuai yang kita harapkan adalah datang kepada Sang Juruselamat yaitu Yesus Kristus.
Seperti firman kita hari ini, seorang perwira Kapernaum juga mengalami persoalan dan dia telah menemukan jalan keluar dari persoalannya saat dia bertemu dengan Yesus. Perwira ini datang kepada Tuhan Yesus untuk meminta pertolongan bagi hambanya yang sedang sakit. Tuhan Yesus tergerak hatinya untuk menolong perwira itu, padahal Dia tidak mengenalnya dan perwira itu juga tidak termasuk dalam kelompokNya.
Ada beberapa hal yang dapat kita contoh dari perwira Kapernaum ini, sehingga dia berolah pertolongan dari Tuhan:

  1. Perwira ini memiliki kasih dan hati yang penuh dengan belas kasihan, hatinya tersentuh melihat hambanya “…terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.” (Matius 8:6). Di zaman sekarang ini jarang ada tuan yang mau memperhatikan hamba/bawahannya seperti itu, malah banyak yang bertindak sebaliknya: semena-mena, kasar, memandang rendah dan tidak punya belas kasihan. Salomo dalam amsalnya menulis, “Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasih kepada orang yang menderita.” (Amsal 14:21)
  2. Perwira itu memiliki kerendahan hati. Ini terlihat jelas dari apa yang dia katakan ketika Yesus hendak berkunjung ke rumahnya untuk menyembuhkan hambanya itu, “Tuhan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.” (Matius 8:8).
  3. Perwira itu memiliki iman yang besar. Cukup dengan kata-kata dari Tuhan Yesus saja, dia yakin hambanya pasti disembuhkan!

Perwira itu beroleh pertolongan dari TUhan karena punya sikap hati yang benar!

Tinggalkan Balasan