Posted on Jumat, 25 April, 2008 by saatteduh
Ketika Amy Hagadorn berjalan melewati sebuah sudut di lorong dekat kelasnya, ia berpapasan dengan seorang anak laki-laki jangkung siswa kelas lima yang berlari dari arah berlawanan. “Pakai matamu, Bodoh,” maki anak laki-laki itu, setelah berhasil berkelit dari murid kelas tiga bertubuh kecil yang hampir
ditabraknya. Kemudian, dengan mimik mengejek, anak laki-laki itu memegang kaki kanannya dan [...]
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »
Posted on Jumat, 25 April, 2008 by saatteduh
Jaman dahulu kala di Rusia hidup pasangan suami-istri Simon dan Matrena.
Simon yang miskin ini adalah seorang pembuat sepatu. Meskipun hidupnya tidaklah berkecukupan, Simon adalah seorang yang mensyukuri hidupnya yang pas-pasan. Masih banyak orang lain yang hidup lebih miskin daripada Simon. Banyak orang-orang itu yang malah berhutang padanya.
Kebanyakan berhutang ongkos pembuatan sepatu. Maklumlah, di Rusia sangat [...]
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »
Posted on Jumat, 25 April, 2008 by saatteduh
Seorang laki-laki sedang tidur di pondoknya ketika kamarnya tiba-tiba menjadi terang, dan nampaklah Sang Juruselamat. Tuhan berkata padanya bahwa ada pekerjaan yang harus dilakukannya.
Lalu Tuhan menunjukkan padanya sebuah batu besar di depan pondoknya. Tuhan menjelaskan bahwa ia harus mendorong batu itu dengan seluruh kekuatannya.
Hal ini dikerjakan laki-laki itu setiap hari. Bertahun- tahun ia bekerja sejak [...]
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »
Posted on Jumat, 25 April, 2008 by saatteduh
Tersebutlah seorang pengusaha muda dan kaya. Ia baru saja membeli mobil mewah, sebuah Jaguar yang mengkilap. Kini, sang pengusaha, sedang menikmati perjalanannya dengan mobil baru itu. Dengan kecepatan penuh, dipacunya kendaraan itu mengelilingi jalanan tetangga sekitar dengan penuh rasa bangga dan prestise.
Di pinggir jalan, tampak beberapa anak yang sedang bermain sambil melempar sesuatu. Namun, karena [...]
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »
Posted on Jumat, 25 April, 2008 by saatteduh
Buat yang suka berhubungan dengan Tuhan tapi tidak melalui chatting tapi by PHONE.
Bayangkan bila pada saat kita berdoa dan mendengar ini: “Terima kasih, Anda telah menghubungi Rumah Bapa. Tekan 1 untuk ‘meminta’. Tekan 2 untuk ‘mengucap syukur’. Tekan 3 untuk ‘mengeluh’. Tekan 4 untuk ‘permintaan lainnya’.”
Atau, bagaimana jika Tuhan memohon maaf seperti ini: “Saat ini [...]
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »