– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 29 Agustus 2008 -
Baca: 1 Yohanes 2:7-17
“Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.” 1 Yohanes 2:15
Musa diutus Tuhan untuk membawa bangsa Israel keluar dari perbudakan yang sudah berlangsung selama 430 tahun di Mesir dan beribada kepada Tuhan di tanan perjanjian. Tertulislah: “Pergilah menghadap Firaun dan berbicaralah kepadanya: Beginilah firman TUHAN, Allah orang Ibrani: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (Keluaran 9:1). Bangsa Israel adalah gambaran umat tuhan dan zaman ke zaman, sehingga umat Tuhan saat ini pun disebut sebagai ‘Israel-Israel rohani’.
Sebagaimana Tuhan memerintahkan Israel keluar dan meninggalkan Mesir, kita juga diharuskan keluar dari ‘Mesir’ sebagai gambaran perkar-perkara duniawi atau kedagingan, dan juga harus melepaskan diri dari ‘Firaun’, lambang otoritas dunia yang memperbudak umat Tuhan. Mengapa kita harus membuang semua hal yang bersifat kedagingan/duniawi? “Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.” (1 Petrus 1:18-19).
Ada tigal hal berkenaan dengan kehidupan duniawi yang harus kita tinggalkan: 1. Keinginan daging: berbicara tentang semua keinginan tubuh, keinginan pribadi dan hawa nafsu. Jika kita masih hidup menuruti hawa nafsu kedagingan, hidup kita tidak layak di hadapan Tuhan. Karena itu kita harus mematikannya! (baca Kolose 3:5-6). 2. Keinginan mata: mata berfungsi untuk melihat/memandang sesuatu, artinya kita harus mengubah cara pandang kita terhadap segala hal, tidak berdaar pada pola pikir dunia, tetapi menurut prinsip firman Tuhan. 3. Keangkuhan hidup: orang dunia cenderung mengandalkan diri sendiri (kekuatan, kepintaran, kekayaan), namun kita harus senantiasa mengandalkan Tuhan da nkuasa Roh Kudus dalam segala hal karena dengan jelas firman Tuhan mengatakan, “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!” (Yeremia 17:5).
“Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah…” Roma 8:7
DIarsipkan di bawah: Renungan Harian


