Keluarga Yang Berbahagia

– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 2 September 2008 -

Baca: Mazmur 128:1-6

“Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!” Mazmur 128:1

Dalam Mazmur 128 ini Daud memberikan sebuah kunci berkat bagi rumah tangga. Keluarga yang diberkati dan berbahagia adalah keluarga yang takut akan Tuhan dan hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya. Dengan kata lain, keluarga bahagia adalah keluarga yang hidup sesuai dengan prinsip-prinsip firman Tuhan dan yang menerapkannya dalam kehidupan mereka setiap hari.

Ada tiga berkat yang disediakan oleh Tuhan bagi keluarga yang senantiasa takut akan Dia yaitu: 1. Mereka akan menikati hasil kerjanya. “Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!” (Mazmur 128:2). Orang yang takut akan Tuhan adalah orang yang hidup dalam perjanjian berkat. Dia bukan lagi hidup dari apa yang dunia sediakan, tetapi dari apa yang disediakan oleh Bapa Sorgawi. Bilan Tuhan berkenan pada kehidupan seseorang karena ia mentaati firmanNya, maka ia tidak hanya menerima upah sebagai imbalan dari jerih payahnya bekerja di kantor atau perusahaan tertentu, tetapi ia justru akakan menerima berkat dari Tuhan yang jauh di atas kemampuan manusiawi. Itulah wujud kebaikan Tuhan yang dilimpahkan atas orang-orang yang takut akan Dia.
2. Sang istri akan seperti pohon anggur yang subur. “Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu;” (Mazmur 128:3a). Bila isteri menjadi pohon angggur yang subur, ia tidak sekedar berbuah lebat, tetapi keluarganya pasti tidak akan kekurangan ‘anggur’ (sukacita dan damai sejatera yang melimpah senantiasa). Semakin lama usia pernikahan mereka, semakin mereka menikmati kebahagian dalam rumah tangga. 3. Anak-anak akan seperti tunas pohon zaitun. “anak-anakmu seperti tunas pohon zatun sekeliling mejamu!” (Mazmur 128:3b). Pohon zaitun adalah pohon yang kuat dan tidak mudah roboh. Anak-anak akan kuat dan kokoh dalam iman karena telah melihat teladan yang baik dari kedua orangtuanya dalam melakukan firman Tuhan. Dengan demikian mereka tidak mudah diombang-ambingkan oleh berbagai penyesatan di zaman ini. Kita tahun bahwa pengaruh negatif dari dunia ini semakin gila dan merajalela (narkoba, tawuran, free sex dan sebagainya).

Keluarga yang diberkati dan berbahagia adalah keluarga yang takut akan Tuhan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 9.854 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: