Runtuhnya Tembok Yerikho

– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 22 September 2008 -

Baca: Yosua 6:1-27

“Lalu bersoraklah bangsa itu, sedang sangkakala ditiup; segera sesudah bangsa itu mendengar bunyi sangkakala, bersoraklah mereka dengan sorak yang nyaring. Maka runtuhlah tembok itu, lalu mereka memanjat masuk ke dalam kota, masing-masing langsung ke depan, dan merebut kota itu.” Yosua 6:20

Pasal 16 ini menceritakan tentang jatuhnya kota Yerikho. Kisah ini mejadi salah satu kisah Alkitab yang sangat menakjubkan seperti dongeng 1001 malam. Tembok Yerikho runtuh bukan karena digempur dengan kekuatan manusia, tetapi oleh kuasa Tuhan sendiri.  Ini adalah penggenapan janji Tuhan kepada bangsa Israel seperti yang dia sampaikan kepada Yosua, “Ketahuilah, Aku serahkan ke tanganmu Yerikho ini beserta rajanya dan pahlawan-pahlawannya yang gagah perkasa.” (Yosua 6:2).
Janji Tuhan selalu ditepati, tidak seperti manusia yang seringkali ingkar terhadap janjinya (‘janji tinggal janji’). Namun proses penggenapannya sangt tidak masuk akal dan benar-benar di luar logika manusia. Mungkin kita berpikir bahwa Tuhan akan mengerahkan ribuan malaikan untuk menggempur tembok Yerikho supaya runtuh, atau seperti ketika Dia membumihanguskan kota sodom dan Gomora. Tapi tidak demikian kejadiannya.  Maka benarlah perkataanNya, “…rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.” (Yesaya 55:8-9).
Jalan Tuhan tidak terselami oleh pikiran manusia dan cara Tuhan bekerja tidak seperti yang kita bayangkan. Dia bekerja menurut caraNya sendiri. Tuhan memerintahkan bangsa Israel mengelilingi tembok Yerikho selama 7 hari dan di hari ke-7 mereka diharuskan mengelilingi tembok itu 7 kali (ayat 15), akhirnya “Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.” (Ibrani 11:30). Ketika mereka melakukan perintah Tuhan, pasti musuh mengolok-olok atau mencemooh mereka, menganggap hal itu perbuatan bodoh. Tetapi bangsa Israel tidak terpengatur sedikit pun atau berhenti di tengah jalan, mereka dengan setia melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan. Karena ketaatan mereka, akhirnya tembok Yerikho hancur dan kota itu bisa ditaklukan dengan caraNya yang ajaib.

Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.! Lukas 1:37

Satu Tanggapan

  1. amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 9.795 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: