– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 30 September 2008 -
Baca: Efesus 5:14-21
“Itulah sebabnya dikatakan: ‘Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu.’ “ Efesus 5:14
Kita harus sadar bahwa setiap orang memiliki bidang-bidang kelemahan dalam hidupnya yang harus dijaga dengan firman Tuhan dan ditundukkannya kepada Roh Kudus. Ketika kita berpikir bahwa kita jauh dari pencobaan, saat itulah kita sedang berada di zona berbahaya. Bukan berarti kita fokus pada kelemahan kita, tetapi kita harus menyadarinya agar dapat memusatkan pandangan kepada firman Tuhan dan kuasa kemenanganNya.
“…perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.” (Efesus 5:15-16). Jangan sampai kita ‘tertidur rohani’ dan terlebih lagi ‘mati rohani’, kita harus bangkit dan berjuang untuk memisahkan diri dari berbagai jenis perbuatan gelap atau gaya hidup yang penuh dengan dosa, seperti percabulan, kenajisan, ketamakan, keserakahan dan rupa-rupa kecemaran. Orang-orang Kristen yang masih mengkompromikan hidupnya dengan dosa berarti sedang dalam keadaan tertidur dan mati, dan firman Tuhan dengan tegas memerintahkan mereka untuk segera bangun dan bangkit dari kematian. Sesungguhnya setiap hari kita sedang berada dalam peperangan rohani. Musuh kita tidak pernah tertidur. Peristiwa-peristiwa yang terjadi di dunia saat ini menunjukkan bahwa Iblis terus beredar berkeliling ingin menyesatkan dan membinasakan umat Tuhan dengan berbagai cara. Dibuatnya manusia lengah dan tertidur dalam buaian kenikmatan dunia yang menuju kepada kebinasaan.
Mungkin sudah banyak anak Tuhan yang meninggalkan perbuatan dosa secara lahiriah, tetapi tanpa disadari menjadi sasaran Iblis secara halus. Mereka saling menjatuhkan, saling membenci dan mendiskreditkan umat Tuhan lain atau golongan gereja yang berbeda sehingga terjadi perpecahan dan permushan di dalam tubuh Kristus sendiri. Tidak ada jalan lain selain kita harus merendahkan diri di hadapan Tuhan dan segera memohon pengampunan! Jangan sampai keangkuhan membuka pintu bagi tipu daya Iblis.
“Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!” Roma 13:12b
DIarsipkan di bawah: Renungan Harian


