Tugas Memberitakan Injil

– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 4 Oktober 2008 -

Baca: Titus 2:11-15

“Beritakanlah semuanya itu, nasihatilah dan yakinkanlah orang dengan segala kewibawaanmu. Janganlah ada orang yang menganggap engkau rendah.” Titus 2:15

Misi Allah mengutus puteraNya yang tunggal Yesus Kristus adalah untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Jadi oleh kasih karunia Allah kita diselamatkan. Demikianlah firman Tuhan, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,” (Efesus 2:8). Namun, karunia tersebut juga mengandung tugas dan tanggung jawab bagi kita sebagaimana yang diamanatkan oleh Tuhan Yesus sebelum Ia terangkat ke sorga, Dia menghendaki kita untuk tidak berdiam diri saja, melainkan mau melangkah keluar dan menyaksikan karunia keselamatan itu kepada orang lain, “…kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kisah 1:8)
Tugas memberitakan Injil dan menjadi saksiNya adalah tugas semua orang percaya, bukan hanya menjadi tugas para pendeta, penginjil atau fulltimer. Itulah sebabnya Rasul Paulus kembali mengingatkan Titus agar ia bersedia menjadi saksinya, “Beritakanlah semuanya itu, nasihatilah dan yakinkanlah orang dengan segala kewibawaanmu.” (Titus 2:15a). Kata ‘beritakanlah semuanya’ mengandung arti bahwa kita yang telah beroleh keselamatan, dipanggil untuk mengerjakan Amanat Agung ini. Dalam menjalankan misi ini kita tidak boleh mengurangi apa yang harus kita sampaikan, melainkan tetap mengingatkan bahwa “…semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya.” (Roma 3:23-25a). Kita pun harus memiliki motivasi yang murni, bukan mencari hormat dan pujian manusia, tetapi semata-mata demi kemuliaan nama Tuhan, supaya Injil semakin tersebar luas di seluruh penjuru bumi dan banyak jiwa dimenangkan bagi Kerajaan Allah.
Paulus juga menghendaki agar Titus tidak menjadi lemah, namun terus menjaga integritas dan memiliki roh yang berkobar-kobar dalam menjalankan tugas dengan penuh kewibawaan, sehingga kehidupannya benar-benar menjadi kesaksian hidup. Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita mengerjakan panggilan Tuhan sebagai pemberita Injil?

Selagi masih bernafas, mari kita semakin giat bekerja di ladang Tuhan!

Satu Tanggapan

  1. Sanatapan Harian bulan Juni tersedia di situs

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 10.073 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: