Haus Akan Firman Tuhan

– Diambil dari bacaan Kidung.Com, EDISI 30 November 2008 -
Baca: Mazmur 119:97-104
“Jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu menginginkan air susu yang murni dan rohani,
supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan” (1 Petrus 2:2)
Di barisan belakang kami ada seorang pemuda berusia 20 tahunan. Pemuda ini bercerita kepada kami bahwa ia baru empat bulan [...]

Peperangan Rohani

– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 29 November 2008 -
Baca: Efesus 6:10-20
“Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;” Efesus 6:11
Rasul Paulus menggambarkan bahwa kehidupan rohani orang Kristen seperti berada di medan peperangan. Selama hidup di dunia ini kita akan terus berperang melawan Iblis. Bukan peperangan yang [...]

Upah Mengikut Yesus

– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 28 November 2008 -
Baca: Matius 19:27-30
“Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: ‘Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?’ “ Matius 19:27
Di hari-hari ini kekristenan sedang dihadapkan pada dua masalah utama yaitu perihal materi dan paradigma yang salah [...]

Hati Sebagai Hamba

Kutak membawa apapun juga
Saat ku datang ke dunia
Kutinggal smua pada akhirnya
Saat ku kembali ke Surga
Inilah yang kupunya Hati sbagai Hamba
Yang mau taat dan setia padaMu Bapa
Kemana pun kubawa hati yang menyembah
Dalam Roh dan Kebenaran sampai slamanya.
Bagaimana aku membalas kasihMu
Semua yang kupunya itu milikMu.
lirik lagu dipersembahkan oleh Sdr. Harjanto, Jkt

Menjaga Perkataan

– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 27 November 2008 -
Baca: Efesus 4:17-32
“Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.” (Efesus 4:29)
Hidup di zaman modern ini membuat anak Tuhan harus berhadapan dengan banyak tantangan, terutama pengaruh-pengaruh buruk [...]