Hidup Yang Diberkati

– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 5 Februari 2009 -

Baca: Ulangan 7:12-26

“Engkau akan diberkati lebih dari pada segala bangsa: tidak akan ada laki-laki atau perempuan yang mandul di antaramu, ataupun di antara hewanmu.” Ulangan 7:14

Menjadi kaya dan hidup berkelimpahan bukanlah dosa, karena hidup yang diberkati adalah rencana Tuhan bagi umatNya. “Ia akan mengasihi engkau, memberkati engkau dan membuat engkau banyak; Ia akan memberkati buah kandunganmu dan hasil bumimu, gandum dan anggur serta minyakmu, anak lembu sapimu dan anak kambing dombamu, di tanah yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu.” (Ulangan 7:13). Tuhan tak biarkan anak-anakNya hidup kekurangan meskipun kadang Ia ijinkan itu terjadi dan menimpa kita, dengan tujuan mendidik dan memproses kita agar kita belajar percaya dan bergantung penuh padaNya.
Namun kita harus ingat bahwa Tuhan bukanlah pusat di mana orang-orang mencari kekayaan atau harta. Jadi jangan samakan keberadaaan Tuhan dengan kuburan, gunung Kawi, tempat keramat, atau duku di mana orang-orang datang meminta kesembuhan atau kekayaan secara kilat. Bila motivasi kita datang (beribadah) pada Tuhan adalah untuk mencari kekayaan (supaya kaya), kita akan kecewa. Tuhan memberkati kita bukan supaya kita berlimpah harta untuk bisa memuaskan hawa nafsu kita; Ia memberkati umatNya untuk membuktikan bahwa Ia mengasihi kita dan sanggup menjamin hidup kita. Namun banyak orang Kristen yang setelah diberkati melupakan di Pemberi berkat dan hanya fokus pada berkatNya. Sebaliknya ketika merasa belum diberkati kita kecewa dan marah, malas ke gereja dan tidak mau melayani Tuhan. Kita menuntu Ia memberkati, namun kita tidak mau melakukan bagian kita.
Perhatikan! Untuk diberkati selalu ada syaratnya. Ada pun syaratnya bukan membawa ‘bunga tujuh warna’ atau ‘ayam jago’ seperti yang diminta oleh dukun (paranormal). Yang dikehendakiNya adalah kita hidup dalam ketaatan,  “…karena kamu mendengarkan peraturan-peraturan itu serta melakukannya dengan setia, …” (Ulangan 7:12). Berkat senantiasa mengikuti orang yang setia dan selalu melakukan firmanNya.

“Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.” Mazmur 5:13

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 9.770 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: