Hidup Adalah Melayani

- Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 21 Maret 2009 -

Baca: Ibrani 6:9-12

“Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang.” Ibrani 6:10

Pelayanan bukanlah istilah asing bagi orang Kristen karena kekristenan memang tidak terpisahkan dari pelayanan. Semua orang Kristen harus melayani sekuat tenaga, sama seperti Yesus saat berada di bumi. Ia berkata, “Bapa-Ku  bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.” (Yohanes 5:17). Oleh karenanya kita diingatkan agar menggunakan waktu sebaik-baiknya bekerja bagi Tuhan melalui pelayanan.
Gereja pun menghimbau jemaat untuk terlbat langsung dalam pelayanan. Para hambat Tuhan ingin agar masing-masing anggotanya menjadi jemaat yang aktif, bukan datang ke gereja hanya untuk menyanyi, mendengarkan kotbah lalu pulang, namun tergerak untuk melayani Tuhan sesuai dengan talenta yang kita miliki.
Gereja adalah tubuh Kristus yang terdiri dari banyak bagian, dan setiap bagian memiliki tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Alkitab menyatakan, “Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, -yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota-…” (Efesus 4:16). Untuk tujuan itulah kita diberi karunia dan talenta yang berbeda-beda agar kita dapat menyelesaikan tugas pelayanan yang baik. Tiada ada alasan bagi orang Kristen uuntuk tidak terlibat dalam pelayanan, sekecil apa pun. Ingat, pada saatnya Tuhan akan menuntut pertanggungjawaban kita atas apa yang telah Dia beri (baca perumpamaan tentang talenta dalam Matius 25:14-30). Jangan pernah berpikir bahwa kita hanya memiliki sedikit talenta atau tidak bisa apa-apa, lalu hal itu kita jadikan alasan untuk tidak melayani. Jika kita berbuat demikian, berarti kita tidak menghargai kasih karunia Tuhan, sama seperti hamba yang diberi satu talenta oleh tuannya, bukannya mengusahakan supaya talentanya bertambah, malahan hanya menyimpannya. Meskipun manusia menganggap remeh dan sepele, pelayanan kita, di mata Tuhan kita sangat berharga. Apa pun yang kita kerjakan dalam pelayanan, Bapa di sorga sangat memperhatikan dan memperhitungkan. Salau ada upah untuk setiap jerih payah!

Karena itu tetaplah giat (baca 1 Korintus 15:58)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 10.150 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: