Menyembah Berhala

- Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 17 April 2009 -

Baca: Yesaya 44:9-20

“Orang seperti itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak mengerti apa-apa, sebab matanya melekat tertutup, sehingga tidak dapat melihat, dan hatinya tertutup juga, sehingga tidak dapat memahami.” Yesaya 44:18

Penyembahan adalah puncak penghormatan dan pengagungan manusia kepada ilahnya. Adalah hal biasa bagi orang kafir menyembah oknum yang dianggap lebih tinggi atau suci. Mereka rela melakukan apa saja, bahkan tidak segan menyerahkan nyawa sebagai wujud pengabdian dan penyembahan kepada ilahnya tersebut.
Saat ini masih saja anak Tuhan menyembah berhala: datang ke kuburan, gunung, patung atau tempat-tempat yang dianggap keramat untuk melakukan pemujaan dan penyembahan. Alkitab jelas berkata, “Orang-orang yang membentuk patung, semuanya adalah kesia-siaan, dan barang-barang kesayangan mereka itu tidaklah memberi faedah. Penyembah-penyembah patung itu tidaklah melihat dan tidaklah mengetahui apa-apa; oleh karena itu mereka akan mendapat malu. Siapakah yang membentuk allah dan menuang patung yang tidak memberi faedah? Sesungguhnya, semua pengikutnya akan mendapat malu, dan tukang-tukangnya adalah manusia belaka” (Yesaya 44:9-11a). Jelas dikatakan bahwa menyembah patung atau allah lain adalah sia-sia dan merupakan suatu kebodohan!
Patung yang terbuat dari kayu atau besi adalah benda-benda mati yang tidak memiliki kehidupan sedikit pun. Benda-benda tersebut tidak dapat menolong apalagi menyelamatkan. Sangat menyedihkan bila melihat anak Tuhan memperlakukan patung sebagai sesembahan mereka, yang kepadanya ia meminta pertolongan atau jawaban doa yang dipanjatkan, padahal yang memahat dan membentuk patung itu adalah manusia juga. Kesemuanya ini tidak terlepas dari tipu muslihat Iblis yang berusaha menumpulkan pikiran manusia dan menjeratnya, sehingga dengan mudahnya diperhamba. “…setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa” (Yohanes 8:34). Saat ini pengaruh dunia kegelapan begitu merajalela sehingga banyak orang terjebak dalam penyembahan berhala. Maka sebagai umat Tuhan kita harus selalu berhati-hati dan waspada!

“Janganlah ada di antaramu allah lain, dan janganlah engkau menyembah kepada allah asing.” Mazmur 81:10

2 Tanggapan

  1. sampai skrg beberapa anggota keluarga saya msh mendatangi kubur kakek/nenek menaruh rokok(ktnya u/ dihisap o/ kakek), dan memohon perlindungan, ironis sekali krn kami sekeluarga pribadi lepas pribadi mengaku sebagai pengikut Kristus :(
    Mohon doakan kami ya….
    God bless

  2. menurut saya berhala.atau ilah2 lain.bukan saja dikaitkan dengan penyembahan pada patung pohon2 atau okultisme tetapi yg paling nyata sekarang ini sehubungan dengan pembacaan diatas bahwa manusia sekarang sangat gampang untuk menjual keselamatannya atau kesehatannya hanya demi sex, rokok, narkotika dan alkohol yg semuanya itu menurut saya adalah ilah2 lain yg tidak kita sadari sangat mempengaruhi kehidupan kita. masakan kita tidak bisa masuk surga gara2 kita merokok apakah itu sebanding?? dengan kehidupan kekal yg akan kita jalani bersama Yesus di surga. atau gara2 kecanduan kita akan sex yg pada akhirnya membawah kita kedalam kehancuran bukan hanya di neraka namun juga di dunia, berapa banyak pejabat yg hancur hanya gara2 scandal sex?? sebab firman Tuhan berkata kita tidak bisa mengapdi pada 2 Tuan kita akan setia kepada yg satu dari pada yg lain. jadi kita harus senantiasa merenungkan kebaikan Tuhan siang dan malam supaya kita sadar akan kasih sayangNya, penyertaaanNya, perlindunganNya, berkat2 Nya agar kita tetap teguh untuk hidup kudus dan hanya dia yg kita sembah dan tidak dengan hal2 lain. semoga Roh Kudus senantiasa meberikan Hikmat dan Kekuatan sampai kita memperoleh mahkota kemuliaan yg di janjikan itu AMIN.

Tinggalkan Balasan