Bersiap-siap

– Diambil dari bacaan e-RH (www.renunganharian.net), EDISI  20 Juli 2009

Baca: 1 Korintus 16:5-18
Ayat Mas: 1 Korintus 16:13,14
Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 40-42

”Bu,” kata seorang anak kecil, “Kata guru Sekolah Mingguku, kita hanya hidup sementara di dunia ini. Dan Tuhan meminta kita bersiap-siap untuk pergi ke dunia yang lebih baik. Tapi, Bu, kulihat tidak ada orang yang bersiap-siap. Ibu bersiap-siap mengunjungi Nenek, dan Tante Santi bersiap-siap menjemput kita, tapi kulihat tidak ada yang bersiap-siap pergi ke dunia yang lebih baik itu. Kenapa, Bu?” Orang percaya hidup dalam penantian akan kedatangan kembali Tuhan Yesus Kristus. Penantian ini bukan suatu sikap pasif, melainkan sikap yang waspada dan siap siaga. Sikap seperti itulah yang dinasihatkan Paulus kepada jemaat di Korintus.

Berjaga-jaga. Mereka harus senantiasa waspada akan musuh rohani yang mungkin menyusup dan mengancam hendak menghancurkan mereka. Musuh itu bisa berupa perpecahan, kesombongan, dosa, kekacauan, atau pengajaran sesat. Berdiri teguh dalam iman. Mereka harus bertekun di dalam Injil yang sudah diajarkan kepada mereka dan membawa mereka ke dalam keselamatan. Bersikap berani. Mereka harus kuat dan berani dalam menghadapi musuh iman, menjaga integritas, mengatasi dosa, dan menangani masalah.

Melakukan segala pekerjaan dalam kasih. Semangat dan kegigihan iman mereka harus dilandasi oleh kasih. Tanpa kasih, ketiga hal terdahulu hanya akan memperlihatkan fanatisme buta yang dapat menjadi batu sandungan bagi banyak orang. Bagaimana kesiapan Anda untuk menyambut-Nya? Nasihat Paulus tadi dapat kita terapkan untuk mempersiapkan diri.

Menunggu bukanlah kesempatan untuk bersikap pasif, melainkan kesempatan untuk mempersiapkan diri

Penulis: Arie Saptaji

Share

Tinggalkan Balasan