- Diambil dari Renungan Gereja Kristen Yesus Jemaat Green Ville -
Mengapa pada pasal terakhir ini (6:2), Rasul Paulus meminta jemaat Galatia untuk saling memperhatikan dan saling membantu?
Dorongan Rasul Paulus terhadap jemaat Galatia dan terhadap diri kita pada masa kini menjadi sangat penting. Mengapa demikian? Pertama, teman seimanlah yang paling memiliki kewajiban untuk menolong sesamanya jika seseorang kedapatan berbuat salah atau jatuh dalam dosa (6:1). Mengapa demikian? Karena mereka yang salah hanya dapat dibimbing kepada kebenaran oleh mereka yang sudah mengenal dan hidup dalam kebenaran. Kedua, di zaman yang semakin individualistis ini, teman seimanlah yang patut mengimplementasikan (menerapkan) hidup yang sesuai dengan hukum Kristus untuk saling mengasihi (6:2-3). Kepedulian kita kepada orang lain bukan semata-mata atas kehendak kita, tetapi karena kita sedang menjalankan kehendak dan perintah Tuhan. Oleh karena itu, kepedulian kita terhadap sesama seharusnya tidak bersifat sekedarnya atau asal-asalan. Ketiga, perbuatan baik kita seharusnya merupakan buah Roh yang mengalir dari keinginan Roh yang kita taati.
Dalam dunia yang semakin memperhitungkan untung rugi, berbuat baik kepada sesama sering dianggap sebagai sebuah tindakan yang bodoh. Namun, Tuhan menetapkannya sebagai implementasi arti kasih yang sebenarnya. Selama kita hidup di dunia, marilah kita menggunakan kesempatan untuk berbuat baik kepada sesama, terutama kepada teman-teman seiman. Persekutuan atau gereja harus menjadi tempat kasih dipraktikkan, bukan sekedar dibicarakan atau dikhotbahkan saja. Gunakanlah kesempatan yang diberikan Tuhan kepada kita! [FW]
DIarsipkan di bawah: Renungan Harian | Ditandai: Galatia, Paulus



