- Diambil dari Renungan Gereja Kristen Yesus Jemaat Green Ville -
Baca: EfesusĀ 1
Apakah kita pernah merasa frustasi karena pertumbuhan iman kita atau saudara-saudara seiman kita kurang baik?
Kurang bertumbuhnya iman kita atau saudara-saudara seiman kita mungkin terjadi karena kita kurang berdoa. Kita mengira bahwa yang penting untuk membangun iman adalah pembinaan rohani di gereja, khotbah, dan pelayanan yang baik dan lancar. Kita sibuk mempersiapkan semua itu, tetapi kita kurang mendoakan agar jemaat bertumbuh melalui semua hal tersebut. Kita berusaha dengan kekuatan sendiri dan kurang melibatkan Tuhan dalam pelayanan tersebut. Dalam 1:15-23, Paulus memberitahu jemaat bahwa dia bukan hanya mengajar jemaat kebenaran firman, tetapi dia juga mendoakan pertumbuhan iman jemaat yang dia layani. Dia berdoa agar Tuhan memberikan Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Tuhan dengan benar (1:17) serta meminta agar Tuhan menjadikan mata hati jemaat terang untuk dapat mengerti pengharapan dalam panggilan Tuhan (1:18). Kedua permohonan ini dinaikkan Paulus dengan kerinduan agar jemaat memahami kemuliaan panggilan dan kehebatan kuasa panggilan yang diberikan Tuhan atas orang percaya (1:19-20). Paulus tahu bahwa campur tangan Tuhan sajalah yang akan membawa orang percaya bertumbuh dalam iman mereka dengan benar.
Seringkali kita terlalu sibuk melayani sehingga lupa meminta agar Tuhan terlibat dalam pertumbuhan iman kita semua. Biarlah teladan Paulus mendorong kita untuk berdoa dengan sungguh-sungguh agar jemaat mendapat Roh hikmat dan wahyu serta memiliki mata hati yang terang untuk dapat mengerti anugerah Allah yang besar dan mulia itu. [AMNH]
DIarsipkan di bawah: Renungan Harian | Ditandai: Doa, Efesus, frustrasi, Paulus



