- Diambil dari Renungan Gereja Kristen Yesus Jemaat Green Ville -
Baca: Kolose 1
Apa yang Anda doakan saat Anda mendoakan orang lain?
Saat mendoakan orang lain, banyak orang yang hanya mendoakan kebutuhan dan keselamatan fisik saja. Akan tetapi, Rasul Paulus berdoa dengan tujuan berbeda. Ia mendoakan kebutuhan dan pertumbuhan rohani jemaat Kolose. Ia tidak hanya melayani jemaat melalui tatap muka langsung, tetapi juga mendoakan dengan tanpa henti (1:9). Rasul Paulus sadar bahwa hanya kasih karunia Allah yang berkuasa membentuk kerohanian jemaat yang dilayaninya (1:6). Dalam doanya, Rasul Paulus memohon agar Allah memberikan hikmat kepada jemaat Kolose untuk memahami kehendak Tuhan dengan sempurna sebagai kunci untuk bisa hidup berkenan kepada Tuhan dalam segala hal, berbuah dalam segala pekerjaan yang baik, bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, dikuatkan untuk menanggung pencobaan dengan tekun dan sabar, serta mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa (1:9-12).
Bagi Rasul Paulus, tiada hal yang lebih penting daripada pengharapan Injil (1:23) dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, hidupnya selalu digerakkan oleh kasih karunia dan kuasa Allah sehingga ia dapat bersaksi dan mengambil bagian dalam penderitaan Kristus (1:24).
Sudahkah Anda mendoakan masalah terpenting bagi orang-orang yang Anda doakan, yaitu pengharapan di dalam Kristus? Bersyukurlah dan berdoalah dengan tekun karena Tuhan hendak memakai kita untuk menjadi bagian dari kasih karunia yang hendak Tuhan kerjakan di dalam diri orang lain. Percayalah bahwa Tuhan memiliki maksud khusus dalam kehidupan Anda dan orang-orang yang sedang Anda doakan. [YLW]
DIarsipkan di bawah: Renungan Harian | Ditandai: Doa, hikmat, Kolose, Paulus



