Tanah Liat di Tangan Tukang Periuk

- Diambil dari Renungan Gereja Kristen Yesus Jemaat Green Ville -

Bacaan Alkitab hari ini: Yeremia 18-19

Mengandalkan Allah berarti menyerahkan diri kepada-Nya. Tetapi tidak ada penyerahan diri yang sungguh-sungguh bila kita tidak ingin dibentuk oleh Allah sesuai dengan kehendak-Nya.

Pada bagian ini, dengan cara yang dahsyat Tuhan menggambarkan bagaimana Dia akan memperlakukan umat Israel sebagai suatu bentuk penghukuman. Umat Israel digambarkan sebagai tanah liat di tangan Tukang Periuk (18:1-17). Israel diingatkan untuk tidak mengikuti rencana mereka sendiri. Karena mereka berada di tangan Tukang Periuk, pastilah mereka akan dibentuk menjadi bejana yang mulia. Tuhan berhak dan berkuasa membentuk sesuai dengan apa yang Dia inginkan. Kualitas tanah liat pun sangat menentukan. Kalau orang Israel hanya mau “mengikuti rencana mereka sendiri” (18:12), mereka tidak akan dapat dibentuk menjadi alat mulia di tangan Tuhan. Karena mereka mengikuti kedegilan hati mereka, maka Tuhan akan menyerakkan mereka. Dia dapat merobohkan Israel, bahkan memecahkan mereka menjadi puing-puing (19:1-15).

Yeremia belajar bagaimana dia dibentuk oleh Allah melalui cara yang sangat sukar dan penuh penderitaan (18:18-23). Berkali-kali orang-orang jahat mencoba membunuh dia dan dia mengharapkan Allah segera membalas kejahatan mereka. Akan tetapi, orang jahat selalu ada di sekitar Yeremia dan kesukaran tidak pernah lenyap dari perjalanan pelayanannya. Itulah salah satu makna bahwa Tuhan adalah Tukang Periuk yang berhak membentuk Yeremia dengan pelbagai cara yang Dia inginkan. Bila kita menyadari bahwa Allah adalah Tukang Periuk dan kita adalah tanah liat, maka dengan taat dan setia, kita akan menyerahkan diri kita untuk dibentuk oleh-Nya sesuai dengan keinginan-Nya dengan cara yang Dia kehendaki. [AH]

Amsal 3:11-12
“Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.”

3 Tanggapan

  1. hidup mengikut tuhan bukan hal yang gampang dan bukan hal yang sukar,,tidak gampang apabila kita belum sungguh sungguh menyerahkan hidup kita kepada tuhan,,bukan hal yang sukar apabila kita sudah menyerahkan hidup kita kepada tuhan,,dan satu firman tuhan yang harus kita renungkan pada hari ini adalah tertulis pada roma 8 : 28 dimana tuhan bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan demi tujuan kemuliaan tuhan itu sendiri,,jadi saya hanya sarankan buat pembaca situs ini berikanlah diri kita dibentuk sesuai dengan kehendak tuhan,,jangan sombong,jangan angkuh tapi rendahkanlah diri kita agar kita dapat melihat kemuliaan tuhan…selamat beraktivitas tuhan yesus memberkati.

  2. ahh, ini salah satu ayat alkitab favorit aku. yang slalu aku baca di saat aku sedih, dan mengalami kesulitan. ^__^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 9.786 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: