Relasi Gereja Dengan Pemerintah

- Diambil dari Renungan Gereja Kristen Yesus Jemaat Green Ville -

Bacaan Alkitab hari ini: Roma 13:1-7

Menjadi warga negara yang baik adalah yang patuh Firman Tuhan.

Dalam Roma Pasal 12 dan 13, Rasul Paulus mengajarkan prinsip-prinsip dasar relasi Kristen dengan berbagai pihak. Dalam perikop ini diajarkan bagaimana orang Kristen seharusnya berelasi dengan pemerintah. Relasi antara Kristen, – yang diwakili gereja – dengan pemerintah telah mengalami berbagai macam model sepanjang sejarah. Ada beberapa model yang pernah dilakukan – model Erastianisme, pemerintah menguasai gereja; model Theokrasi-non-Alkitabiah, gereja yang menguasai pemerintah; dan model ketiga, Konstantinianisme, yaitu model kompromi di mana pemerintah menyenangkan gereja dan gereja mengakomodasi agar supaya mempertahankan kesenangan itu. Ketiga model ini telah gagal menghasilkan pemerintah yang baik karena jauh dari ajaran Alkitab. Roma 13 memberikan kepada kita sebuah model bagaimana seharusnya relasi gereja dengan pemerintah seperti yang Allah inginkan. Model yang terakhir ini adalah model kemitraan antara gereja dan pemerintah, di mana baik gereja maupun pemerintah masing-masing mengakui dan menguatkan satu sama lain perbedaan tanggung jawab yang diberikan Allah di dalam semangat kerjasama yang saling membangun.

Kita perlu menyadari bahwa gereja dan pemerintah memiliki peranan yang berbeda. Sebagai orang Kristen dan warga negara yang baik, kita memiliki kewajiban yang perlu kita patuhi baik kepada Allah dan pemerintah. Tuhan Yesus pernah berkata, “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!” (Markus 12:17). [JS]

Roma 13:7
“Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar:  pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat.”

2 Tanggapan

  1. Penguasa berasal dari Allah, karena itu selaku hamba Allah penguasa harus berdiri tegak ditengah bangsa,agama, tidak boleh memihak,negara harus menjadi pelindung terhadap agama apapun dinegara ini, diluar negara tidak ada yang boleh menghakimi sendirir karena masyarakyat sama dihadapan Negara, dan juga dihadapan Tuhan. Merdeka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 9.803 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: