<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Saat Teduh</title>
	<atom:link href="http://saatteduh.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://saatteduh.wordpress.com</link>
	<description>Sesaat Bersama Tuhan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 13:20:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='saatteduh.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/7c46616ef271f3be39240e4307eb81a7?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Saat Teduh</title>
		<link>http://saatteduh.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://saatteduh.wordpress.com/osd.xml" title="Saat Teduh" />
	<atom:link rel='hub' href='http://saatteduh.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pelatihan pelayanan</title>
		<link>http://saatteduh.wordpress.com/2012/02/01/pelatihan-pelayanan/</link>
		<comments>http://saatteduh.wordpress.com/2012/02/01/pelatihan-pelayanan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 03:28:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saatteduh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saatteduh.wordpress.com/?p=9402</guid>
		<description><![CDATA[Baca: Markus 6:6b-13 Teladan Yesus berkeliling ke desa-desa untuk mengajar adalah tindakan teladan aktif. Pada zaman itu, ke mana pun guru pergi, para murid mengikutinya. Saat Yesus turun langsung ke lapangan, datang mendekat pada kehidupan manusia dalam kesehariannya, para murid pun turut serta bersama-Nya. Para murid melihat dan belajar dari Sang Guru, bagaimana melakukan pelayanan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saatteduh.wordpress.com&amp;blog=3075036&amp;post=9402&amp;subd=saatteduh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Baca: <a href="http://www.jesoes.com/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=41&amp;pasal=6&amp;ayat=6#6" target="_blank">Markus 6:6b-13</a></strong></p>
<p>Teladan Yesus berkeliling ke desa-desa untuk mengajar adalah tindakan teladan aktif. Pada zaman itu, ke mana pun guru pergi, para murid mengikutinya. Saat Yesus turun langsung ke lapangan, datang mendekat pada kehidupan manusia dalam kesehariannya, para murid pun turut serta bersama-Nya. Para murid melihat dan belajar dari Sang Guru, bagaimana melakukan pelayanan.<span id="more-9402"></span></p>
<p>Giliran para murid mempraktikkan apa yang mereka lihat dan pelajari dari Yesus. Mereka diutus berdua-dua supaya saling menopang satu sama lainnya dan menjadi rekan handal dalam pelayanan. Mereka diajar untuk bergantung pada kuasa yang Tuhan Yesus berikan dan tidak mengandalkan diri sendiri ataupun materi dan fasilitas. Mereka belajar fokus pada tugas mereka, yaitu memberitakan pertobatan, mengusir roh-roh jahat, dan menyembuhkan orang sakit (12-13). Fokus pada tugas mereka juga berarti, saat terjadi penolakan mereka tidak perlu reaktif mengotot melainkan memberikan tanda peringatan dengan mengebaskan debu di kaki. Mengebaskan debu di kaki adalah kebiasaan yang dilakukan oleh orang Yahudi ortodoks saat mereka kembali ke Tanah Suci dari wilayah nonYahudi. Bagi para murid, tanda ini menyatakan bahwa orang yang menolak pemberitaan murid Tuhan, sedang menolak Tuhan. Pelatihan pelayanan yang diterima para murid membuat mereka menjadi pelayan-pelayan Tuhan yang tangguh, tak gampang putus asa, tetap fokus pada tujuan dan panggilan pelayanan mereka.</p>
<p>Ditolak memang tidak enak. Semangat kita bisa redup, sukacita sepertinya hilang, dan rasanya ingin menyerah. Akan tetapi, penolakan bisa menjadi cambuk untuk kita lebih mengandalkan Tuhan dan kuasa-Nya. Bisa jadi penolakan terjadi karena kita tidak bijaksana dalam memaparkan kabar baik, terlalu mengandalkan akal budi dan hal-hal yang ada pada kita, bukan pada hikmat dan kuasa-Nya. Di sini, kehadiran rekan kerja bisa saling menguatkan dan saling mengingatkan kebutuhan bersandar pada Tuhan.</p>
<p><em>Dikutip dari Santapan Harian. Hak Cipta : Yayasan Persekutuan   Pembaca Alkitab. Isi Santapan Harian lainnya seperti pengantar kitab,   artikel ringkas, sisipan, dlsb. dapat diperoleh dengan membeli buku   Santapan Harian dari Yayasan PPA: Jl. Pintu Air Raya No 7 Blok C4, Jakarta 10710, ph:3442461-2; 3519742-3; Fax: 344972; email:   ppa@ppa.or.id.</em><em>Informasi lengkap : PPA di: <a href="http://www.ppa.or.id/" target="_blank">http://www.ppa.or.id</a></em></p>
<br />Filed under: <a href='http://saatteduh.wordpress.com/category/renungan-harian/'>Renungan Harian</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saatteduh.wordpress.com/9402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saatteduh.wordpress.com/9402/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saatteduh.wordpress.com/9402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saatteduh.wordpress.com/9402/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saatteduh.wordpress.com/9402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saatteduh.wordpress.com/9402/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saatteduh.wordpress.com/9402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saatteduh.wordpress.com/9402/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saatteduh.wordpress.com/9402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saatteduh.wordpress.com/9402/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saatteduh.wordpress.com/9402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saatteduh.wordpress.com/9402/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saatteduh.wordpress.com/9402/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saatteduh.wordpress.com/9402/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saatteduh.wordpress.com&amp;blog=3075036&amp;post=9402&amp;subd=saatteduh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saatteduh.wordpress.com/2012/02/01/pelatihan-pelayanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a349ef9eaa66fdb57f2b1bf9226623b?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saatteduh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Hal yang Harus Diajarkan</title>
		<link>http://saatteduh.wordpress.com/2012/02/01/tiga-hal-yang-harus-diajarkan/</link>
		<comments>http://saatteduh.wordpress.com/2012/02/01/tiga-hal-yang-harus-diajarkan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 00:01:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saatteduh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saatteduh.wordpress.com/?p=9399</guid>
		<description><![CDATA[- Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus - Bacaan Alkitab hari ini: Amsal 31 Ibu Lemuel, Raja Masa, mengajarkan tiga hal penting kepada anaknya, yaitu hidup dalam kekudusan, tidak meminum minuman keras, dan memiliki kepedulian sosial (31:1-9). Ketiga hal ini juga harus diajarkan oleh orang tua pada masa kini kepada anak-anaknya. Pertama, orang tua harus mendidik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saatteduh.wordpress.com&amp;blog=3075036&amp;post=9399&amp;subd=saatteduh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>- </em><em>Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus -</em></strong></p>
<p><strong>Bacaan Alkitab hari ini: <a href="http://www.jesoes.com/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=20&amp;pasal=31&amp;ayat=1#1" target="_blank">Amsal 31</a></strong></p>
<p><strong>Ibu Lemuel, Raja Masa, mengajarkan tiga hal penting kepada anaknya, yaitu hidup dalam kekudusan, tidak meminum minuman keras, dan memiliki kepedulian sosial (31:1-9). Ketiga hal ini juga harus diajarkan oleh orang tua pada masa kini kepada anak-anaknya.<span id="more-9399"></span></strong></p>
<p><strong><em>Pertama</em></strong>, orang tua harus mendidik anaknya dalam masalah seksual (31:3). Sejak kecil, seorang anak harus diajar untuk mengenali dan menerima identitas seksualnya. Jangan sampai seorang anak laki-laki diperlakukan seperti anak wanita dan sebaliknya. Orang tua harus segera sadar bila anaknya mulai menampakkan tanda-tanda penyimpangan seksual. Saat seorang anak menginjak usia remaja dan terus bertumbuh menuju kedewasaan, orang tua harus mendampingi, mengarahkan dan memberikan nasihat-nasihat yang diperlukan. Jangan biarkan anak-anak kita dibentuk oleh lingkungan yang tak bertanggung jawab.</p>
<p><strong><em>Kedua</em></strong>, orang tua harus mendidik anak untuk menghadapi masalah (31:4-5). Bila seorang anak terlalu dilindungi dan tidak pernah menghadapi masalahnya sendiri, dia sulit menjadi dewasa. Setiap anak harus diajar untuk menghadapi kenyataan hidup. Kepada setiap anak harus ditanamkan pengertian bahwa merokok, meminum minuman keras, apalagi memakai narkoba tidak boleh menjadi pelarian saat menghadapi masalah.</p>
<p style="text-align:left;" align="center"><strong><em>Ketiga</em></strong>, orang tua harus mendidik anak untuk memiliki kepedulian sosial (31:8-9). Bila orang tua bisa menyadarkan anak untuk bersyukur atas apa yang sudah Allah anugerahkan kepada dirinya, anak itu akan lebih mudah membuka mata untuk merasa kasihan terhadap sesamanya yang menderita. Perkelahian, sifat mementingkan diri sendiri, dan ketidakpedulian akan terhindar bila kita bisa mengucap syukur atas anugerah Allah bagi kita. <strong><em>[</em></strong><strong><em>P]</em></strong></p>
<p style="text-align:left;" align="center"><strong>Amsal 22:6</strong><br />
<em>“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.”</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://saatteduh.wordpress.com/category/renungan-harian/'>Renungan Harian</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saatteduh.wordpress.com/9399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saatteduh.wordpress.com/9399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saatteduh.wordpress.com/9399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saatteduh.wordpress.com/9399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saatteduh.wordpress.com/9399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saatteduh.wordpress.com/9399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saatteduh.wordpress.com/9399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saatteduh.wordpress.com/9399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saatteduh.wordpress.com/9399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saatteduh.wordpress.com/9399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saatteduh.wordpress.com/9399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saatteduh.wordpress.com/9399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saatteduh.wordpress.com/9399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saatteduh.wordpress.com/9399/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saatteduh.wordpress.com&amp;blog=3075036&amp;post=9399&amp;subd=saatteduh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saatteduh.wordpress.com/2012/02/01/tiga-hal-yang-harus-diajarkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a349ef9eaa66fdb57f2b1bf9226623b?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saatteduh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bapa</title>
		<link>http://saatteduh.wordpress.com/2012/02/01/bapa/</link>
		<comments>http://saatteduh.wordpress.com/2012/02/01/bapa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 17:00:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saatteduh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saatteduh.wordpress.com/?p=9373</guid>
		<description><![CDATA[– Diambil dari bacaan e-RH (www.renunganharian.net), EDISI 1 Februari 2012 - Baca: Roma 8:12-17 Ayat Mas: &#8230; kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: &#8220;ya Abba, ya Bapa!&#8221; (Roma 8:15) Bacaan Alkitab Setahun: Keluaran 7-9 Bilquis Sheikh menuliskan kisah hidupnya dalam buku I Dared to Call Him Father. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saatteduh.wordpress.com&amp;blog=3075036&amp;post=9373&amp;subd=saatteduh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>– Diambil dari bacaan e-RH (www.renunganharian.net), EDISI 1 Februari 2012 -</strong></em></p>
<p>Baca: <a href="http://www.jesoes.com/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=45&amp;pasal=8&amp;ayat=12#12" target="_blank">Roma 8:12-17</a><br />
Ayat Mas: <em>&#8230; kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: &#8220;ya Abba, ya Bapa!&#8221;</em> (Roma 8:15)<br />
Bacaan Alkitab Setahun: <a href="http://www.jesoes.com/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=2&amp;pasal=7&amp;ayat=1#1" target="_blank">Keluaran 7-9</a></p>
<p>Bilquis Sheikh menuliskan kisah hidupnya dalam buku<em> I Dared to Call Him Father</em>. <em>&#8220;Aku tiba-tiba menyadari bahwa Dia mendengarkanku. Sama seperti bapaku di dunia mendengarkanku &#8230; Tiba-tiba aku merasa ada orang lain yang hadir di situ. Dia ada di situ. Aku bisa merasakan hadirat-Nya &#8230; Aku merasa seperti gadis kecil yang duduk di pangkuan Bapanya, &#8220;</em> demikian ia menulis. <span id="more-9373"></span>Kenyataan bahwa ia bisa memanggil Allah dengan sebutan Bapa membawa Bilquis merasakan kasih-Nya yang luar biasa.</p>
<p>Rasul Paulus, dalam suratnya kepada jemaat di Roma juga membukakan betapa luar biasanya hal ini. Ia menulis bahwa orang-orang kristiani yang dipimpin oleh Roh Allah adalah anak-anak Allah (ayat 14), dan sebagai anak, kita bisa memanggil-Nya de ngan sebutan Bapa. Perhatikanlah berkat Bapa bagi anak-anak-Nya. Pertama, kita diberi kemampuan untuk mematikan perbuatan-perbuatan daging (ayat 13). Itu artinya kita diberi kesanggupan untuk menolak dosa, berkata tidak terhadap pencobaan. Kedua, kita tidak lagi menerima roh perbudakan yang membuat kita takut (ayat 15). Ketiga, kita adalah ahli waris dari janji-janji Allah (ayat 17). Berkat-berkat yang hebat dari Bapa yang hebat!</p>
<p>Seberapa sering kesadaran bahwa kita punya Bapa di surga mewarnai kehidupan kita sehari-hari? Kerap kita mengalah pada dosa, berputar-putar dalam ketakutan dan kekhawatiran hidup di dunia. Kita perlu lebih sering mengingat identitas kita sebagai anak Allah. Dan, biarlah rasa hormat dan sukacita mengalir deras di hati setiap kali secara sadar kita memanggil-Nya sebagai Bapa. &#8211;GS</p>
<p><strong>Memanggil Tuhan dengan sebutan Bapa adalah hak istimewa anak-anak-Nya</strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://saatteduh.wordpress.com/category/renungan-harian/'>Renungan Harian</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saatteduh.wordpress.com/9373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saatteduh.wordpress.com/9373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saatteduh.wordpress.com/9373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saatteduh.wordpress.com/9373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saatteduh.wordpress.com/9373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saatteduh.wordpress.com/9373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saatteduh.wordpress.com/9373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saatteduh.wordpress.com/9373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saatteduh.wordpress.com/9373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saatteduh.wordpress.com/9373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saatteduh.wordpress.com/9373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saatteduh.wordpress.com/9373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saatteduh.wordpress.com/9373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saatteduh.wordpress.com/9373/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saatteduh.wordpress.com&amp;blog=3075036&amp;post=9373&amp;subd=saatteduh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saatteduh.wordpress.com/2012/02/01/bapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a349ef9eaa66fdb57f2b1bf9226623b?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saatteduh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ajari aku berdoa, Tuhan</title>
		<link>http://saatteduh.wordpress.com/2012/01/31/ajari-aku-berdoa-tuhan/</link>
		<comments>http://saatteduh.wordpress.com/2012/01/31/ajari-aku-berdoa-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 04:51:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saatteduh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saatteduh.wordpress.com/?p=9392</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah artikel lama, yang masih dan akan tetap relevan sampai kapanpun. Tolong ajarkan saya, ya Tuhan. Saya ingin tahu bagaimana berdoa dengan tepat. Saya butuh beberapa kata-kata, mana yang benar? Tolong beritahu saya apa yang harus dikatakan. Saya harus menundukkan kepala, saya harus berlutut atau saya harus berdiri tegak? Saya harus menutup mata saya, saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saatteduh.wordpress.com&amp;blog=3075036&amp;post=9392&amp;subd=saatteduh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Sebuah artikel lama, yang masih dan akan tetap relevan sampai kapanpun.</em></p>
<p>Tolong ajarkan saya, ya Tuhan.<br />
Saya ingin tahu bagaimana berdoa dengan tepat.<br />
Saya butuh beberapa kata-kata, mana yang benar?<br />
Tolong beritahu saya apa yang harus dikatakan.<br />
Saya harus menundukkan kepala, saya harus berlutut atau saya harus berdiri tegak?<span id="more-9392"></span><br />
Saya harus menutup mata saya, saya harus mengangkat tangan saya, atau haruskah saya melipat tangan?<br />
Apakah saya harus berdiri? Atau harus duduk?<br />
Ya Tuhan &#8230; manakah yang Kau sukai?<br />
Apakah lampu harus dinyalakan? Atau dimatikan?<br />
Mungkin pakai lilin?<br />
Apakah saya harus berbisik atau berteriak?<br />
Apakah saya harus mengutip dari firman Tuhan?<br />
Bagaimana dengan masalah waktu?<br />
Apakah Kau lebih suka fajar?<br />
Apakah saya harus berdoa dengan cepat atau lambat?<br />
Lebih baik pendek &#8230; atau panjang?<br />
Saya masih baru dengan ini, bagaimana aturannya Tuhan?<br />
Saya ingin melakukannya dengan benar.<br />
Bagaimana saya tahu Kau mendengarkan.<br />
Dan memandang saya?</p>
<p>Dan ketika saya duduk dengan tenang menanti jawabNya, saya mendengar sebuah suara berkata:</p>
<p><strong><em> &#8220;Oh, anakKu yang kukasihi. Apakah kau berpikir bahwa Aku sungguh-sungguh peduli mengenai waktunya, mengenai cara berdiri, atau berlutut saat kau berdoa?&#8221;</em></strong><br />
<strong><em>&#8220;Aku tidak peduli sikapmu atau tempat yang kau pilih. Bukalah jiwamu bagiKu. Aku tidak punya peraturan lain. Beritahu Aku apa yang ada dalam hatimu. Dan beritahu apa yang kau cari. Beri tahu aku kesedihanmu. Dan segala hal yang membuatmu lemah. Bicara padaKu secara pribadi. Tentang kekuatiranmu yang terbesar. Aku tahu perbuatanmu, kamu tak perlu untuk membual. AnakKu, kamu tidak memerlukan pelajaran. Hanya bicaralah padaKu tiap hari. Katakan padaKu apa pun yang ingin kau katakan. AnakKu tersayang, setiap orang dapat berdoa.&#8221;</em></strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://saatteduh.wordpress.com/category/renungan-harian/'>Renungan Harian</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saatteduh.wordpress.com/9392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saatteduh.wordpress.com/9392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saatteduh.wordpress.com/9392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saatteduh.wordpress.com/9392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saatteduh.wordpress.com/9392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saatteduh.wordpress.com/9392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saatteduh.wordpress.com/9392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saatteduh.wordpress.com/9392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saatteduh.wordpress.com/9392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saatteduh.wordpress.com/9392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saatteduh.wordpress.com/9392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saatteduh.wordpress.com/9392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saatteduh.wordpress.com/9392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saatteduh.wordpress.com/9392/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saatteduh.wordpress.com&amp;blog=3075036&amp;post=9392&amp;subd=saatteduh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saatteduh.wordpress.com/2012/01/31/ajari-aku-berdoa-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a349ef9eaa66fdb57f2b1bf9226623b?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saatteduh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doa Permohonan untuk Ditiru</title>
		<link>http://saatteduh.wordpress.com/2012/01/31/doa-permohonan-untuk-ditiru/</link>
		<comments>http://saatteduh.wordpress.com/2012/01/31/doa-permohonan-untuk-ditiru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 00:09:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saatteduh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saatteduh.wordpress.com/?p=9390</guid>
		<description><![CDATA[- Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus - Bacaan Alkitab hari ini: Amsal 30 Agur bin Yake mengajukan dua permohonan yang penting, yaitu permohonan agar ia bisa memiliki ketulusan hati (menjauhi kecurangan dan kebohongan) serta permohonan agar ia terhindar dari pencobaan dalam bidang ekonomi. Ada kemungkinan bahwa Agur bin Yake adalah orang yang hidup pada zaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saatteduh.wordpress.com&amp;blog=3075036&amp;post=9390&amp;subd=saatteduh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>- <em><strong>Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus -</strong></em></strong></em></p>
<p><strong>Bacaan Alkitab hari ini: <a href="http://www.jesoes.com/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=20&amp;pasal=30&amp;ayat=1#1" target="_blank">Amsal 30</a></strong></p>
<p><strong>Agur bin Yake mengajukan dua permohonan yang penting, yaitu permohonan agar ia bisa memiliki ketulusan hati (menjauhi kecurangan dan kebohongan) serta permohonan agar ia terhindar dari pencobaan dalam bidang ekonomi.<span id="more-9390"></span></strong></p>
<p>Ada kemungkinan bahwa Agur bin Yake adalah orang yang hidup pada zaman Raja Salomo. Ia sadar bahwa kemiskinan bisa menjadi dorongan untuk melakukan pencurian dan kekayaan yang berlimpah bisa membuat seseorang menjadi sombong dan lupa diri (30:9). Bila benar bahwa Agur hidup pada zaman Salomo, berarti bahwa ia telah melihat akibat dari kekayaan yang berlimpah terhadap kehidupan Salomo. Saat masih baru mulai memerintah, Raja Salomo dengan rendah hati memohon agar Tuhan memberikan hikmat untuk bisa memerintah dengan bijaksana. Setelah mencapai kemakmuran yang luar biasa, Raja Salomo mulai lupa diri sehingga jumlah istri dan gundiknya mencapai rekor yang mungkin tak tertandingi sepanjang sejarah umat manusia (<a href="http://www.jesoes.com/index.php?hal=lihatPasal&amp;injil=11&amp;pasal=11&amp;ayat=3#3" target="_blank">1 Raja-raja 11:3</a>).</p>
<p>Dunia selalu menggoda kita untuk berkompetisi dan menjadi lebih dibandingkan dengan orang lain. Bila godaan ini datang terus-menerus, tidak gampang bagi kita untuk mempertahankan ketulusan hati. Kita akan digoda untuk melakukan kecurangan dan kebohongan demi mencapai keinginan kita atau agar kita menjadi orang yang “lebih” dibandingkan orang lain. Di satu sisi, kemiskinan bisa membuat kita menghalalkan segala cara untuk menjadi kaya. Di sisi lain, kekayaan yang berlimpah bisa membuat kita merasa berkuasa dan lupa diri serta bertindak sewenang-wenang, termasuk melakukan kecurangan dan kebohongan. Dalam segala keadaan, kita harus bersandar kepada Tuhan saja. <strong><em>[</em></strong><strong><em>P]</em></strong></p>
<p style="text-align:left;" align="center"><strong>Amsal 30:7-8</strong><br />
<em>“Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni: Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku.”</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://saatteduh.wordpress.com/category/renungan-harian/'>Renungan Harian</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saatteduh.wordpress.com/9390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saatteduh.wordpress.com/9390/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saatteduh.wordpress.com/9390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saatteduh.wordpress.com/9390/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/saatteduh.wordpress.com/9390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/saatteduh.wordpress.com/9390/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/saatteduh.wordpress.com/9390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/saatteduh.wordpress.com/9390/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saatteduh.wordpress.com/9390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saatteduh.wordpress.com/9390/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saatteduh.wordpress.com/9390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saatteduh.wordpress.com/9390/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saatteduh.wordpress.com/9390/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saatteduh.wordpress.com/9390/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saatteduh.wordpress.com&amp;blog=3075036&amp;post=9390&amp;subd=saatteduh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saatteduh.wordpress.com/2012/01/31/doa-permohonan-untuk-ditiru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a349ef9eaa66fdb57f2b1bf9226623b?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saatteduh</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
