Hidup Kebangkitan di Surga

- Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus -

Bacaan Alkitab hari ini:  Lukas 20

Kaum Saduki mencoba menjerat Tuhan Yesus dengan sebuah pertanyaan tentang kebangkitan orang mati, jika sekiranya ada kebangkitan, siapakah di antara ketujuh orang laki-laki yang menikahi wanita itu yang akan menjadi suaminya pada hari kebangkitan (20:33). Di luar dugaan mereka, jawaban Tuhan Yesus menyingkapkan bahwa kehidupan setelah kematian sungguh ada dan berbeda dengan kehidupan ragawi di bumi ini. Di surga tidak ada perkawinan seperti di bumi ini. Baca lebih lanjut

Sakit asmara

Baca: Kidung Agung 5:2-8

Tidak dapat dipungkiri bahwa ada masa-masa keintiman pasutri memudar. Kesibukan dengan anak, membuat istri sadar atau tidak sadar menjauh dari suami. Kesibukan suami dengan pekerjaannya, kadang membuatnya tidak memiliki lagi waktu yang prima untuk berduaan dengan istri dalam kemesraan.Tidak berarti hal-hal tadi menjadi pembenaran untuk pasutri kemudian mematikan momen-momen intimasi tersebut dan sibuk sendiri-sendiri.Justru perlu kesadaran dan usaha bersama untuk membangun kembali keintiman tersebut. Sementara kenyataan memudarnya keintiman itu harus menjadi tanda atau peringatan dini agar tidak berlarut menjadi sakit asmara yang akut. Baca lebih lanjut

Pengampunan dan pemulihan

Baca: Yeremia 31:1-30

Kata kunci untuk bisa memahami perikop pada hari ini adalah “anugerah”. Anugerah berarti menerima sesuatu yang sebenarnya tidak layak untuk diterima. Umat Israel tidak layak menerima pengampunan dan pemulihan, tetapi karena anugerah maka mereka dilayakkan.Itulah janji Allah bagi umat yang berada di pembuangan. Janji ini berlaku untuk semua keluarga dan suku dari Israel (Efraim; 6, 18, 20), bukan hanya untuk Yehuda. Pemulihan dan pengampunan ini mencakup semua orang yang percaya kepada Allah. Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 10.032 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: