Memperkatakan Firman

– Diambil dari bacaan AIR HIDUP RENUNGAN HARIAN, EDISI 13 Juli 2008 –

Baca: Roma 10:4-15

” ‘Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.’ Itulah firman iman, yang kami beritakan.” Roma 10:8

Salah satu sebab mengapa banyak orang Kritsten tidak mengalami hidup berkemenangan adalah karena mata mereka hanya tertuju kepada keterbatasan dan kelemahannya sebagai manusia, bukan kepada Tuhan yang luar biasa dan dashyat itu. Iman dan kuasa adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, dan keduanya ada di dalam firman Tuhan. Namun, kita seringkali mengabaikan dan meremehkan kuasa firman itu, padahal bila kita dengan setia mengucapkan firman, maka firman itu akan menjadi kenyataan.
Kita membatasi Tuhan bekerja dalam hidup kita dengan cara terlalu membesar-besarkan maslah yang kita alami dan kurangnya pengetahuan kita tentang status diri kida di dalam Kristus, padahal firman Tuhan menyatakan bahwa : “…dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.” (Roma 8:37b). Jadi sesungguhnya tidak ada kuasa apa pun yang dapat membatasi apa yang dapat dan akan dilakukan oleh Tuhan melalui kehidupan kita. Bahkan, Tuhan Yesus berkata bahwa bila kita memliki iman sebesar biji sesawi saja, kita dapat melakukan perkara-perkara besar di dalam Dia. Untuk memiliki kuasa dan otoritas itu kita harus memiliki iman dan mengucapkan firman itu di dalam nama Yesus.
Selama pelayananNya di bumi, Tuhan Yesus mengucapkan perkataan-perkatan yang diperintahkan Bapa dengan kuasa dan otoritas BapaNya dan perkataan itu pun menjadi kenyataan. Firman Tuhan itu bukanlah perkataan-perkataan biasa yang ditulis dan dicatat ribuan tahun yang lalu. Firman Tuhan itu adalah sebuah kekuatan yang hidup, seperti dikatakan oleh Tuhan Yesus, “Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.” (Yohanes 6:63b). Firman Tuhan itu kekal, tidak dapat berubah, juga tidak bisa gagal. “demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.” (Yesaya 55:11). Firman itu ialah Allah sendiri. Maka, terimalah firman itu dengan iman!

Perkatakanlah firman itu senantiasa karena di dalamnya terkandung kuasa!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: