Sarang Semut

– Diambil dari bacaan e-RH (www.renunganharian.net), EDISI 6 October 2011

Baca: Ayub 1:1-22
Ayat Mas: Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya (Ayub 1:21)
Bacaan Alkitab Setahun: Nahum 1-3

Suatu kali ketika pindah rumah, saya menemukan sebuah sarang semut di salah satu lemari dapur di rumah tersebut. Sebuah gundukan sarang semut yang sudah sangat besar. Saya pun mengambil obat anti serangga. Tak butuh waktu lama beberapa menit saja sarang dan koloni semut yang mungkin sudah dibangun selama berbulan-bulan itu hancur berantakan.

Apa yang terjadi pada sarang dan koloni semut itu kurang lebih sama dengan yang pernah dialami oleh Ayub. Awalnya, kehidupan Ayub sangatlah sukses. Ia adalah “… yang terkaya dari semua orang di sebelah timur” (ayat 3). Ia juga memiliki keluarga besar yang baik. Akan tetapi, suatu hari Allah mengizinkan seluruh kesuksesan tersebut diambil dari hidupnya. Segala hal yang telah ia bangun selama bertahun-tahun, tiba-tiba lenyap habis dalam satu hari saja.

Inilah realitas tentang betapa rapuhnya kesuksesan manusia. Segala keberhasilan yang dibangun selama bertahun-tahun, dapat lenyap begitu saja. Karena itu, bodohlah kalau kita menjadi sombong hanya karena saat ini kita merasa lebih berhasil daripada orang lain. Lebih bodoh lagi, kalau kita menggantikan Allah dengan kesuksesan kita. Sebab itu, hendaklah kita menggantungkan hidup hanya kepada Sang Pemberi segala keberhasilan tersebut. Lepaskan keterikatan pada segala keberhasilan kita. Agar kita menjadi pribadi yang tetap kuat berpegang kepada Tuhan dalam segala kondisi. Bahkan apabila kesuksesan tersebut diizinkan Tuhan hilang dari hidup kita seperti Ayub, kita dapat tetap berkata bahwa Tuhan berdaulat atas apa pun yang kita punya –ALS

BETAPA RAPUHNYA KESUKSESAN MANUSIA MAKA JANGAN SANDARKAN HIDUP KITA PADANYA

3 Tanggapan

  1. Trimaksih untuk peringatanMua ya Tuhan lewat renungan hari ini, sungguh kekuatanku tidak ada artinya sedikitpun jika kekuatan yg Engkau beri ini tidak untuk Engkau. Tuhan berkati crue RH ST

  2. Sesungguhnya tidak ada yg dapat kita andalkan didunia ini kecuali Tuhan Yesus Kristus.sekalipun kita memiliki harta yg berlimpah namun semuanya itu hanyalah sementara, sebab harta yang paling berharga dan tak ternilai hanyalah FirmanMu ya Tuhan.
    Terimakasih untuk FirmanMu hari ini yg mengingatkan kami supaya kami hanya bergantung kepadaMU. Amin

  3. Terimakasih untuk santapan pagi ini..Sungguh bersyukur atas segala rejeki ygTuhan berikan lewat keluarga dan pekerjaan.
    Terimakasih ya Bapa, ingatkan kami selalu rendah hati dimanapun Kau tempatkan kami..Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: