Jangan Menipu Allah Dalam Doa

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini:  Yeremia 44-45

Di pasal 44, Tuhan menegur orang-orang Yehuda yang tersisa melalui Nabi Yeremia, karena mereka tinggal di Mesir dan hidup menyembah ratu sorga. Mengapa malapetaka yang mereka terima tidak membuat mereka bertobat dan sungguh-sungguh hidup bagi Tuhan? Apakah mereka telah melupakan hukuman yang Tuhan timpakan kepada nenek moyang mereka karena dosa mereka, yaitu bahwa raja, para imam, dan rakyat menyembah berhala? (44:9). Mereka kembali ke Mesir bukan karena mereka lupa, tetapi sebagai bentuk “pertobatan” kepada ratu sorga yang sempat mereka lalaikan dan mereka tinggalkan. Mereka beranggapan bahwa kemakmuran berasal dari ketaatan kepada ratu sorga,dan bahwa malapetaka yang terjadi merupakan hukuman dari ratu sorga yang disebabkan karena mereka berhenti membakar korban bakaran kepadanya (44:17-18). Mereka bukan melupakan peristiwa yang telah terjadi (44:19), namun mereka mengabaikan firman Tuhan yang menjelaskan mengapa peristiwa itu terjadi, misalnya penjelasan pasal 14 bahwa musim kekeringan yang mereka alami adalah hukuman Tuhan karena dosa-dosa mereka. Bandingkan dengan penjelasan Nabi Amos bahwa Tuhanlah yang menahan hujan (Amos 4:7). Betapa serius akibat yang dihasilkan bila melupakan firman Tuhan! Sisa Yehuda melupakan pengajaran firman Tuhan. Bagi mereka, hidup adalah sekedar mengejar kemakmuran. Mereka bersedia untuk sujud menyembah ilah lain yang dianggap bisa memberi kemakmuran. Akibat selanjutnya, mereka tidak peka terhadap teguran Tuhan. Hati mereka mengeras sehingga teguran Tuhan melalui peristiwa yang mereka hadapi tidak mereka dengar. [LH]

Yeremia 44:9
“Sudah lupakah kamu kepada kejahatan nenek moyangmu, kejahatan raja-raja Yehuda, kejahatan para pemuka mereka, kejahatanmu sendiri dan kejahatan isteri-isterimu yang dilakukan mereka di tanah Yehuda dan di jalan-jalan Yerusalem? ”

Satu Tanggapan

  1. ampuni Tuhan dosa-dosa kami supaya berkatMu dapat kami terimah hanya dalam Nama Tuhan Juruselamat kami Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: