Hidup Berakal Budi dan Berbelas Kasihan

Baca: Amsal 19:1-17

Pelajaran berharga dari pengamsal kali ini adalah pelajaran tentang hidup yang berakal budi (1, 2-5, 8, 10-11, 13-15, 16) dan berbelas kasihan (4, 6-7, 12, 17). Ya, dua cara hidup ini sangat penting untuk dipelajari dan dilakukan di dalam keseharian kita sebagai umat Allah. Menurut pengamsal, menjalani hidup yang berakal budi berarti memegang perintah firman Tuhan (8, 6), berkelakuan bersih (1), panjang sabar dan mengampuni (11), tidak tergesa-gesa (2), tidak bodoh (3), tidak berbohong atau berdusta (5, 9), tidak bebal (10, 13), dan tidak malas (15). Menjalani hidup yang seperti ini bukannya tanpa hasil. Pengamsal menegaskan bahwa ada hasil yang didapat dari hidup yang berakal budi, yaitu orang itu sesungguhnya sedang memelihara nyawa (16) dan mengasihi diri (8a), dan ia akan mendapat kebahagiaan (8b).

Selanjutnya, mengenai hidup yang berbelas kasihan. Menjalani hidup yang berbelas kasihan berarti hidup dengan memperhatikan orang miskin dan lemah (4, 7, 17), dermawan (6), dan berbuat baik (12). Dengan kata lain, menjalani hidup yang berbelas kasihan berarti mewujudkan kepedulian terhadap orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan pertolongan dan kebaikan.

Mengapa pengamsal mendorong umat Allah untuk menjalani dua cara hidup ini? Agar kehidupan umat Allah mencerminkan karakter Allah itu sendiri. Sebagaimana kita ketahui, Allah kita adalah Allah yang benar dan penuh kasih. Dengan menjalani kedua gaya hidup seperti itu, hidup yang berakal budi dan berbelas kasihan, sesungguhnya kita sedang menjalani hidup yang mencerminkan kebenaran dan kasih Allah bagi orang-orang di sekitar kita. Sekali lagi, perhatikanlah bagaimana kita hidup. Sudahkah hidup anda berakal budi dan berbelas kasihan? [MFS]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

2 Tanggapan

  1. saat ini sulit bagi ku , mengasihi org yang menyakiti ku dengan fitnah dan cara yang jahat dan berusaha mematikan karier ku.
    Dan kekuatan doa yang masih aku miliki , bahwa Tuhan itu ada melihat umat NYA.

  2. saya sangat senang dengan firman Tuhan hari ini semoga kita sebagai anak Allah dapat melakukuan firman Tuhan itu dengan segala yang kita miliki dan sesuai dengan kemampuan kita yang ada dengan penuh iklas dan penuh syukur
    maturnuwun GOD BLESS OUR LIVE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: