Hidup yang Berarti

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Ester 9-10

Kehidupan seseorang kita sebut sebagai kehidupan yang berarti bila kehidupan orang itu berguna bagi orang lain. Seorang yang kaya dan berkuasa, bila hidupnya tidak berguna bagi orang lain, hidupnya kita ang­gap tidak berarti. Orang yang hidupnya tidak berarti adalah orang yang keberadaannya tidak ada gunanya bagi orang lain. Bila orang semacam itu mati, tidak akan ada orang yang merasa sedih atau kehilangan. Seba­liknya, perhatikanlah bahwa ada orang-orang yang tidak kaya dan tidak berkuasa, namun hidupnya amat berguna bagi orang lain. Saat orang seperti ini meninggal, akan ada banyak tetesan air mata yang mengalir sebagai ungkapan rasa haru dan terima kasih.

Penetapan hari raya Purim membuat orang-orang Yahudi selalu mengingat kepahlawanan Ratu Ester dan Mordekhai yang telah dipakai Allah untuk menyelamatkan bangsa Israel dari rencana pembunuhan yang dirancang oleh Haman. Hal yang menarik dari tindakan kepahla­wanan Ratu Ester dan Mordekhai itu adalah bahwa perjuangan yang mereka lakukan itu berbahaya bagi diri mereka. Ester mempertaruh­kan nyawanya setiap kali dia hendak berjumpa dengan Raja Ahaswe­ros. Mordekhai—yang saat itu adalah rakyat biasa yang sekaligus me­rupakan orang buangan—juga harus mempertaruhkan nyawanya ketika berusaha menggagalkan rencana busuk Haman. Walaupun budaya yang mengagungkan pria membuat hanya jasa Mordekhai yang ditonjolkan dalam pasal 10, jasa Ratu Ester tidak boleh dipandang enteng dan Allah membuat namanya dikenang orang sampai sekarang. [P]

Ester 10:3
”Karena Mordekhai, orang Yahudi itu, menjadi orang kedua di bawah raja Ahasyweros, dan ia dihormati oleh orang Yahudi serta disukai oleh banyak sanak saudaranya, sebab ia mengikhtiarkan yang baik bagi bangsanya dan berbicara untuk keselamatan bagi semua orang sebangsanya.”

Satu Tanggapan

  1. Jadikanlah kami umat MU yang berguna dan disayangi oleh yang lainnya, bukan karena kekayaan, kehebatan, ketenaran, kecantikan dan apapun yg patut disombongkan…….tapi kami ingin dikenang sebagai hamba Mu yang disayangi karena kami baik buat sesama manusia terlebih-lebih kepada ENGKAU Allah Kami!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: