Janganlah tamak, cukupkan dirimu dalam segala hal

Ada seorang pelayan di sebuah toko yang khusus menjual permen kiloan, ia tampaknya lebih disukai daripada pelayan lainnya.

Satu ketika pemilik toko bertanya kepada pelayan itu, kenapa bisa demikian.

Jawabannya ternyata sangat sederhana, “Saat menimbang, pelayan lain sering mengambil permen kebanyakan, lalu mengurangi permen itu sesuai dengan timbangannya. Kalau saya melakukan yang sebaliknya. Saat awal mengambil permen, saya tidak mengambil terlalu banyak, ketika ditimbang saya lalu tambahi lagi sedikit demi sedikit agar pas dengan timbangan itu.”

Pembeli lebih senang dilayani spt itu, seolah-olah mereka merasa diuntungkan dan dilebihi. Sebaliknya, pembeli yang melihat permennya dikurangi sedikit demi sedikit cenderung merasa kurang senang karena merasa permennya dikurangi. Padahal beratnya sama.

Permen yang ditakar sama, namun beda cara menimbangnya ternyata bisa membuat perbedaan besar..

Demikian pula kecenderungan manusia, selalu ingin lebih, lebih dan lebih lagi.

Banyak orang percaya yang tamak, walaupun berlimpah-limpah hartanya masih minta ditambah, ditambah dan terus ditambah. orang-orang seperti ini akan selalu merasa kekurangan meskipun semuanya sudah tercukupi.

Jangan sampai kita memiliki sikap ketamakan seperti itu. Cukupkanlah diri dalam segala keadaan dan syukurilah hidup ini! Baik dalam kelimpahan maupun dalam kekurangan, sama-sama kita syukuri, sebab kita tahu bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia, yaitu bagi kita yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Lukas 12:15 <Kata Yesus lagi kepada mereka: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung daripada kekayaan itu.”>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: