Mengasihi Allah: Masihkah?

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Wahyu 2

Gereja di Efesus melakukan banyak pelayanan yang dilakukan dengan jerih lelah (2:2). Lalu, Alkitab mengatakan bahwa mereka mengetahui kebenaran dengan baik sehingga bisa membedakan manakah penga­jaran yang palsu (2:2), dan jemaat Efesus sabar menghadapi berbagai tekanan (2:3).

Karakteristik seperti tertulis di atas mengundang decak kagum. Wa­laupun begitu, ternyata Allah mencela gereja di Efesus karena mereka meninggalkan kasih yang semula. Mereka tidak lagi menempatkan Allah sebagai prioritas yang terutama. Semua tindakan yang dilakukan tidak berdasarkan kasih, padahal seluruh ibadah dan pelayanan orang Kristen semestinya berdasarkan pada—dan didorong oleh—kasih kepada Allah. Mungkin, sekarang kita bisa mencibir terhadap jemaat Efesus. Namun, jangan-jangan ibadah dan pelayanan kita juga tidak bertolak dari—dan tidak didorong oleh—kasih kepada Allah. Orang Kristen bisa terjebak oleh beberapa hal.

Pertama, kita bisa terjebak untuk melakukan tin­dakan keagamaan hanya sebagai kebiasaan hidup. Hal ini bisa mem­buat kita merasa benar dan puas, padahal tingkah laku agamawi kita belum tentu berdasarkan kasih akan Allah. Sebagai contoh, perhatikan orang Farisi yang dicela oleh Tuhan Yesus (Matius 23).

Kedua, walaupun kita mungkin menguasai pemikiran akan kebenaran dan terlatih untuk membedakan gagasan yang benar dan salah, kita dapat terjebak untuk melakukannya sebagai aktivitas intelektual belaka. Perlu disadari bahwa kognisi (pemahaman) belum tentu selaras dengan emosi. Ide kebenaran bisa disampaikan di luar kasih kepada Allah, seperti dalam hal ahli Tau­rat (Matius 22:34-40).

Ketiga, Kita bisa terjebak untuk memiliki tekad kuat menjalankan agama tanpa kasih kepada Allah (1 Korintus 13:3). Periksalah diri Anda, apakah Anda mengasihi Allah? [ECW]

Ulangan 6:5
“Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan sege­nap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: