Apakah kita melihat jalan yang Allah siapkan itu buntu?

Kejadian 18:11~14 <..Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Abraham: “Mengapakah Sara tertawa dan berkata: Sungguhkah aku akan melahirkan anak, sedangkan aku telah tua? Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan itu, tahun depan, Aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyai seorg anak laki-laki.”>

Sebenarnya, merupakan hal yang logis bila Sara tidak percaya bahwa dia bisa hamil dan melahirkan anak karena saat itu Sara berumur 90 tahun dan sudah mati haid.
Masalahnya adalah bahwa Sara menyamakan Allah dengan dirinya. Sara tidak menyadari bahwa Allah tidak dibatasi oleh hukum alam, Ia bisa membuat hukum alam tidak berlaku. Oleh karena itu, Allah juga sanggup membuat Sara kembali berahi sesudah ia layu dan melahirkan anak.

Dalam kehidupan sehari-hari tidak jarang kita menemui jalan buntu ketika menghadapi persoalan. Sebenarnya jalan buntu itu menunjukkan keterbatasan kita dalam melihat semua kemungkinan. Bagi Allah, apa yang kita lihat sebagai jalan buntu itu tidak selalu berarti sama. Allah bisa menyiapkan jalan di balik jalan yang kita lihat sebagai jalan buntu.

Bila kita ingin melihat jalan yang Allah siapkan itu, ada beberapa persyaratan:

  • Kita harus menyadari bahwa kemampuan Allah itu melampaui keterbatasan kita.
  • Kita harus bertekun dalam doa.
  • kita harus percaya bahwa Allah pasti akan memberikan hal yang terbaik bagi kita, walaupun hal itu belum tentu sesuai dengan keinginan kita.

Artikel terkait: Jawaban Doa

Satu Tanggapan

  1. Tiada yang mustahil bagi Tuhan karena DIA adalah Allah yang maha hebat dan tidak ada yang mampu menandinginya. Amin!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: