Satu Dollar

Seorang anak-kecil membawa uang satu Dolar masuk-keluar toko.

Bolak-balik yang ditanya : ” Jual Tuhan tidak ?”

Semua pemilik toko mengusir dia ….. Menganggap anak ini hanya pembuat keonaran saja…..

Menjelang malam dia masuk ketoko yang ke 29. Toko terakhir dia masuk.

Seorang tua umur sekitar 60 tahunan menerima dia dengan ramah, Menanyakan kepada anak itu: ” Nak namamu siapa ? kamu mau beli Tuhan buat apa ? Coba kamu ceritakan !”

Anak itu menjawab: “Nama saya Bondi. Sejak kecil 2 orang tua saya sudah meninggal. Paman lah yang merawat saya selama ini. Paman kerja di proyek. Beberapa hari yang lalu dia jatuh dari lantai 3. Sekarang koma di RS. Menurut dokter beliau itu sudah tidak punya harapan lagi,  cuma TUHAN yang bisa menolong”

Dengan terisak sianak melanjutkan kisahnya ….
“Saya berpikir, Tuhan itu pasti obat ajaib ! Maka itu saya mau beli Tuhan untuk menolong paman saya”

Mendengar cerita si Bondi, mata orang tua itu berlinang,  dia berkata kepada Bondi: “Nak disini ada Tuhan dan kebetulan harganya satu Dolar, tepat seperti kamu punya”

Dari lemari dikeluarkan satu botol minuman yangg ada tulisan KASIH TUHAN. Katanya: “Ambilah ini nak. Paman mu akan sembuh setelah minum ini”

Setelah mengucapkan terima-kasih dengan minuman ini si Bondi lari ke RS.

Sesampai di RS Bondi teriak-teriak: ” Paman, paman ….aku berhasil beli Tuhan. Setelah minum TUHAN, paman pasti sembuh !”

Beberapa hari kemudian …ada satu tim dokter RS terkenal datang ke RS dengan alat yang canggih merawat paman Bondi, selang beberapa minggu sembuhlah paman si Bondi.

Ketika akan meninggalkan RS,  begitu lihat tagihan perawatan, paman Bondi hampir pingsan membaca biayanya yang sangat besar.

Namun pihak RS cepat-cepat utarakan ke paman BONDI: “Tidak usah kuatir. Semua sudah dibayar oleh satu orang tua. Beliau itu dulu bos sebuah perusahaan besar, setelah pensiun dia beli satu toko didaerah ini  usaha kecil-kecilan untuk kesibukan. Beliaulah yang panggil tim dokter dan biayain semua”

Mendengar penuturan pihak RS, paman dan Bondi buru-buru pergi ketoko orang tua itu.. Menurut orang sekitar itu, tokonya baru saja dijual dan beliau sedang jalan-jalan keluar negeri.

Beberapa bulan kemudian, paman Bondi mendapat surat orang tua yang baik hati. Di surat nya tertulis “Hai anak muda…. kamu sangat beruntung punya keponakan si Bondi. Dengan satu Dolar Bondi pergi kemana-mana mau beli Tuhan untuk menolongmu. Dialah yang menyambung nyawa kamu. Tetapi kamu harus ingat : TUHAN sesungguhnya adalah HATI orang yang punya KASIH  GBU”

9 Tanggapan

  1. Sungguh indah cerita satu dollar itu….akan menjadi inspirasi bagi saya untuk terus berbuat kasih kepada sesama manusia. Ampunilah hamba ya Tuhan apabila ada hal yang kurang pantas dan kurang baik hamba lakukan terhadap sesama dalam kehidupan ini.

  2. Tuhan Yesus Engkau Tahu apa pergumulan yang saya alami
    Sudah 9 bulan tidak bisa tidur dengan normal .

    tetapi aku tahu Engkaulah Dokter dari segala dokter .
    Orang lain Engkau sembuhkan Tuhan aku juga memohon kesembuhan dari padaMU.

    Kuatkan Iman Percaya ku ya Bapa agar aku tetap setia dan berharap akan Kasih setiaMU karena Engkau lah Kekuatanku.
    Amin

  3. Sungguh menyentuh, memang Tuhan ada di dalam hati yang penuh kasih , spt Tuhan Yesus untuk menyelamatkan manusia rela lahir di kandang domba.

  4. Tuhan Yesus terima kasih atas segala hal yang saya terima saat ini
    Engkau Tahu Tuhan apa yang saya pergumulkan saat ini .

    aku sudah sembilan bulan menderita gangguan tidur ,tetapi aku percaya di dalam namamu tiada yang mustahil dan muzizatmu ada sampai sekarang dan selamanya.

    Engkau lah Dokter dari pada segala dokter dan Thabib dari segal thabib.
    Aku memohon kasih Mu dan kupasrahkan seluruh hidupku kepadamu
    orang lain Engkau sembuhkan aku juga sembuhkan lah Bapa.
    Dalam nama Yesus Kristus aku mengucap syukur dan Berdoa
    Amen

  5. ceritanhya sangat menyentuh dan penuh inspirasi. amin

  6. SANGAT MENYENTUH… SEMOGA AKUPUN DAPAT BERBUAT KASIH UTK SESAMAKU.

  7. Jalannya Tuhan Luar Biasa,,, Benar benar ketika Bondi tidak pernah putus asa, maka Keajaban Pun Datang….Haleluya..!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: