Mengumpulkan yang Pincang

Baca: Mikha 4:6-14

Allah adalah pribadi yang membenci dosa, namun mengasihi manusia yang berdosa. Allah tidak ingin manusia tetap hidup dalam dosanya dan terus tertekan dalam penghukuman. Karena itulah, Allah memulihkan manusia yang telah jatuh dalam dosa. Bangsa Israel merupakan contoh nyata, yang tampak dalam nubuat Mikha: “Pada hari itu, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengumpulkan mereka yang pincang, dan akan menghimpunkan mereka yang terpencar-pencar dan mereka yang telah Kucelakakan” (Mi. 4:6).

Allah menghukum Israel, sebagai suatu bangsa, karena tidak lagi menaati Allah. Babel menjadi tempat penghukuman itu. Bangsa Israel tidak dijajah bangsa Babel, tetapi mereka dibuang ke Babel. Di Babel orang Israel tidak sedang pelesir, tetapi menjadi bangsa kelas dua–bangsa buangan. Di Babel Israel tidak bisa hidup sebagaimana layaknya sebuah bangsa. Mereka tidak boleh mengembangkan jati dirinya sebagai suatu bangsa. Mereka hidup dalam tekanan.
Namun demikian, Allah tidak ingin selama-lamanya menghukum Israel. Allah, dalam nubuat Mikha, menegaskan: “Mereka yang pincang akan Kujadikan pangkal suatu keturunan, dan yang diusir suatu bangsa yang kuat, dan TUHAN akan menjadi raja atas mereka di gunung Sion, dari sekarang sampai selama-lamanya” (Mi. 4:7).

Pemulihan itu tidak terjadi karena tindakan Israel. Tidak sama sekali. Semuanya itu merupakan tindakan Allah semata. Allahlah yang menaruh belas kasihan dalam diri Koresh, Raja Persia, yang mengizinkan orang Israel kembali ke Yerusalem. Sesuatu yang tak terbayangkan dalam diri orang Israel. Jika pada kemerdekaan pertama, Allah memakai Musa, orang Yahudi sendiri; maka pada kemerdekaan kedua ini, Allah akan memakai orang asing yaitu Koresh. Saat itulah Israel bisa merasakan betapa Allah sungguh mengasihi umat-Nya.

Sudahkah kita merasakan pemulihan dari Allah sendiri? Jika demikian, hiduplah dalam pemulihan Allah itu! Jangan sekali-kali berbuat dosa. [YMI]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Satu Tanggapan

  1. Terima kasih Tuhan telah datang menebus kami dari dosa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: