Memilah persoalan

Kejadian 30:1~2 <Ketika dilihat Rahel, bahwa ia tidak melahirkan anak bagi Yakub, cemburulah ia kepada kakaknya itu, lalu berkata kepada Yakub: “Berikanlah kepadaku anak; kalau tidak, aku akan mati.” Maka bangkitlah amarah Yakub terhadap Rahel dan ia berkata: “Akukah pengganti Allah, yang telah menghalangi engkau mengandung?”>

Setiap orang pasti menghadapi persoalan yang umumnya berbeda dengan orang lain. Ada persoalan yang harus diterima apa adanya dan ada persoalan yang harus diatasi.

Persoalan yang harus diterima apa adanya adalah persoalan yang tidak mungkin dapat kita atasi sendiri. Dalam hal ini, kita hanya bisa berharap bahwa Allah menolong memberikan jalan keluar kepada kita. Rahel menghadapi masalah yang tidak mungkin diatasi dengan kekuatan sendiri, yaitu bahwa dia mandul. Karena doa Rahel TUHAN akhirnya membuka kandungannya dan melahirkan Yusuf dan Benyamin. Namun ada persoalan yang tidak boleh dibiarkan saja, melainkan harus diatasi dengan sekuat tenaga.

Kemampuan untuk memilah persoalan yang harus diterima apa adanya dan persoalan yang harus diatasi amat penting bagi setiap keluarga. Bila kita tidak bisa menerima kondisi seperti mandul dan cacat, kita akan frustasi. Sebaliknya bila kita tidak menyadari bahwa sebagian persoalan yang kita hadapi bisa kita atasi, sehingga kita hanya bersikap pasrah tanpa berusaha sedikit pun, maka kita akan menjadi seorg yang tidak bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: