Keharmonisan Rumah Tangga

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Kejadian 20-21

Keharmonisan adalah kunci kebahagiaan rumah tangga. Tidak mungkin terdapat kebahagiaan bila terus-menerus muncul ketidakpuasan, apalagi bila terjadi konflik yang berkepanjangan dalam rumah tangga. Kunci keharmonisan adalah sikap dan tindakan yang tepat. Sikap Sara tepat, yaitu dia menghargai dan taat kepada suami (1 Petrus 3:6). Sayangnya, tindakannya tidak tepat, yaitu dia menyodorkan budak perempuannya—Hagar—untuk menjadi istri muda Abraham (Kejadian 16:2-3). Abraham pun orang yang baik.

Dia berani berperang untuk menyelamatkan Lot (pasal 14). Sayangnya, keegoisan Abraham membuat dia sampai dua kali mencari aman dengan tidak mau berterus terang bahwa Sara adalah istrinya (12:11-13; 20:2). Tindakan Abraham memperistri Hagar serta ketidakberanian mengakui Sara sebagai istri menimbulkan berbagai masalah. Menurut Anda, bagaimana perasaan Sara ketika menghadapi kenyataan bahwa Abraham mementingkan dirinya sendiri? Apakah Sara merasa aman menjadi istri Abraham? Apakah Sara tidak merasa kesal karena Abraham terlihat lebih sayang terhadap Lot ketimbang terhadap istrinya sendiri?

Pada masa kini, kemandulan bisa saja disebabkan karena seorang istri merasa tidak aman, tetapi tidak ada petunjuk dalam Alkitab bahwa Sara merasa tidak aman. Yang jelas, pilihan dan kasih Allah tidak berubah. Dalam pasal 21, Allah menggenapi janji- Nya dan Sara dapat berkata, “Allah telah membuat aku tertawa.” Kasih dan anugerah Allah telah menutupi ketidakharmonisan dalam hubungan antara Abraham dan Sara. Bagaimana dengan kondisi keluarga Anda? Dalam menghadapi masalah apa pun yang mengancam keharmonisan keluarga Anda, ingatlah bahwa kasih dan anugerah Allah cukup untuk mengatasi kekurangan dan kesalahan Anda pada masa lampau! [P]

“Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu. Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya” Efesus 5:24-25

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: