Dosa seseorang tidak menentukan cara kematiannya

Sebagian orang Israel memiliki anggapan bahwa orang Galilea yang dibunuh dan darahnya dicampurkan Pilatus dengan darah korban persembahannya lebih berdosa daripada orang Galilea lainnya. Dosa merekalah yang mengakibatkan mereka mengalami nasib buruk itu, simpulnya. Namun Yesus meluruskan pemahaman mereka, bahwa cara hidup seseorang tidak menentukan cara matinya.

Banyak orang benar yang mengalami kematian yang mengenaskan. Yesus sendiri bahkan menjalani kematian yang hina dan mengerikan. Sebaliknya, banyak orang jahat yang mati dengan cara yang dinilai terhormat oleh manusia. Karene itulah, Yesus mengajak pendengar-Nya utk tidak berfokus pada apa yang dialami oleh seseorang di dunia ini, termasuk cara kematiannya, melainkan pada sesuatu yang lebih penting: Dia menekankan pertobatan, menerima anugerah Allah yang menyelamatkan, sehingga tidak mengalami kebinasaan kekal. Karena itu, janganlah kita tergoda untuk menghakimi orang lain dan membenarkan diri sendiri!

Menerima anugerah Allah dalam Kristus Yesus dan percaya dlm nama-Nya menjadi jaminan keselamatan kita yang pasti.

Lukas 13:1~5 <Ayat 2~3: Yesus menjawab mereka: “Sangkamu orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya daripada dosa semua orang Galilea yang lain, krn mereka mengalami nasib itu? Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: