Pengaturan Allah yang Sempurna

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Kejadian 49

Bila kita menyimak berkat Allah yang diberikan kepada anak-anak Yakub, kita akan bisa melihat pengaturan Allah yang luar biasa. Pada zaman Perjanjian lama, hak waris utama selalu diberikan kepada anak sulung. Dalam hal berkat yang diberikan oleh Yakub kepada anak-anaknya, berkat paling utama jelas adalah masuk dalam jalur silsilah Yesus Kristus, Sang Mesias yang telah dijanjikan sejak manusia jatuh ke dalam dosa. Yang mengesankan dari berkat yang disampaikan oleh Yakub dalam bacaan Alkitab hari ini, berkat utama justru diberikan kepada Yehuda, anak keempat. Ruben (anak sulung) kehilangan hak utama karena dia berzina dengan ibu tirinya (35:22a; 49:4). Simeon dan Lewi (anak ketiga dan keempat) tidak mendapat hak utama karena mereka telah bertindak berlebihan dengan melakukan kekerasan (membunuh para pria yang menghuni kota tempat tinggal Sikhem; 34:25-26; 49:5-7). Yehuda adalah anak Abraham yang dipilih menjadi pewaris utama. Pemilihan ini agaknya sesuai dengan tindakan kepahlawanannya dalam membela Benyamin (44:18-34; 49:9). Ada satu pertanyaan lagi yang mungkin muncul di pikiran kita, yaitu mengapa sang pewaris utama itu bukan anak Yakub yang dilahirkan melalui rahim Rahel (istri kesayangan Yakub), yaitu Yusuf atau Benyamin, melainkan Yehuda, anak Yakub yang dilahirkan melalui rahim Lea (istri pertama Yakub)? Mungkinkah pengaturan Allah ini berkaitan dengan kehendak Allah terhadap pernikahan yang sifatnya monogami (satu suami dengan satu istri)?

Pengaturan Allah tidak pernah salah. Pengaturan Allah selalu lebih baik daripada apa yang sanggup dipikirkan oleh manusia. Dengan pikiran kita yang terbatas, pengaturan yang kita lakukan bisa saja salah. Oleh karena itu, setiap kali kita merencanakan sesuatu, kita harus selalu terbuka terhadap kemungkinan yang lain! [P]

“O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!”  Roma 11:33

Satu Tanggapan

  1. Rancangan Tuhan bukanlah seperti rancangan manusia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: