Sebuah Sikap Injili di Indonesia

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Roma 10

Kembali Paulus menyatakan hasrat hati dan doanya terhadap saudara sebangsanya yang masih menolak Yesus. Paulus bersimpati, sekaligus bersedih hati melihat kesungguhan orang Yahudi beribadah, karena Paulus tahu bahwa kesalehan mereka tidak didasarkan pada pengetahuan yang benar (10:1-2).

Bangsa Israel tahu bahwa Allah itu esa dan bahwa Hukum Taurat mengungkapkan sifat dan natur Allah. Namun, mereka tidak menangkap hakikat sejati dari hukum taurat, melainkan hanya berfokus pada tuntutan hukum taurat, sampai-sampai mereka luput menyadari penyataan kemurahan Allah yang memuncak dalam pribadi dan karya Kristus. Akibatnya, mereka merasa diri benar, dan itu menjadi penghalang untuk merendahkan diri guna menerima anugerah pembenaran di dalam Kristus, yang adalah tujuan sekaligus penggenap seluruh tuntutan hukum taurat (10:3-5). Sebuah ironi bahwa mereka terancam binasa dalam kesalehan (10:6- 7), padahal yang dibutuhkan untuk selamat hanyalah kerendahan hati menyambut Yesus sebagai Juru Selamat dan Tuhan (10:9-20).

Yang patut diperhatikan oleh kita yang hidup di tengah bangsa yang majemuk ini bukan hanya simpati Paulus yang mendalam, namun juga cara dia menyatakan kepedulian kepada saudaranya, orang Yahudi itu. Perhatikan bahwa di pasal ini, Paulus memakai bahasa yang simpatik, lebih bernada prihatin daripada menyalahkan atau memaksakan kebenaran. Hasilnya adalah sebuah kesaksian iman yang berisi keyakinan doktrinal yang tegas, sekaligus mengungkapkan kasihnya yang jelas.

Hidup kita dikelilingi banyak saudara sebangsa yang berbeda agama. Sikap mengasihi saudara sebangsa, pemahaman yang baik akan pokok-pokok iman kristen, kiranya mewarnai motivasi dan cara kita mewartakan kabar baik tentang kebenaran sejati, Tuhan Yesus Kristus, di bumi nusantara ini. [ICW]

Roma 10:12-13
“Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: