Kengerian Dahsyat

Baca: Markus 13:14-23

Seperti apakah kengerian yang akan terjadi dan dialami orang percaya? Seorang sejarahwan Yahudi, Yosefus Flavius, mencatat setelah pasca Yesus bangkit terjadi pencemaran Bait Allah oleh para pemimpin Romawi. Contohnya, Kaligula (40 M) menaruh patungnya di ruang kudus Bait Allah. Titus mengepung Yerusalem sehingga daerah itu dilanda kelaparan dahsyat. Jalan-jalan penuh dengan mayat. Banyak orang mencuri mayat untuk dimakan, bahkan ada seorang ibu yang memanggang anaknya untuk dibagikan kepada orang-orang. Saking laparnya, kotoran manusia, ikat pinggang, dan sepatu kulit dijadikan makanan untuk bertahan hidup.

Kengerian yang lebih besar akan melanda umat manusia. Yesus menyarankan agar setiap orang menyelamatkan dirinya. Jika ingin selamat, jangan ada seorang pun menyelamatkan harta bendanya (14-16). Begitu dahsyatnya penderitaan itu, tidak ada waktu untuk memikirkan apa dan siapa yang perlu diselamatkan (17). Apa yang terjadi dalam catatan Josephus akan terulang kembali dengan kadarnya yang berlipat ganda (18-19). Teror dan penderitaan hebat akan membuat siapapun sulit untuk bertahan dalam imannya. Banyak umat pilihan Allah akan berjatuhan dan murtad. Bahkan manusia akan punah dari muka bumi. Untuk itulah Allah memperpendek kengerian itu demi orang pilihan-Nya (20).

Di tengah bencana besar, semua orang mencari jalan keselamatan dan mengharapkan pertolongan Allah. Kondisi ini akan muncul mesias palsu yang mengatasnamakan utusan Allah (21). Kuasa si jahat akan mengumpulkan umatnya dari seluruh penjuru dunia menyesatkan orang-orang percaya (22). Pengikut si jahat akan mendemonstrasikan kuasanya untuk menjerat sebanyak mungkin manusia menghujat dan memberontak kepada Allah. Orang yang menolak menjadi pengikut si jahat akan mengalami siksaan yang keji dan mengerikan. Karena itu Yesus mengingatkan agar berteguh dalam iman (23).

Renungkan: Bersandarlah kepada Kristus sebab Dia benteng yang teguh. [TG]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Satu Tanggapan

  1. Tuhan adalah benteng dan perisau ku… Aku akan tetap aman bersamaNya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: