Manusia Membutuhkan Anugerah

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Yohanes 3:1-21

Kondisi manusia yang telah jatuh ke dalam dosa membuat manusia tak hanya tak bisa terhindar dari hukuman maut, tetapi juga tak memiliki kompetensi untuk menyelamatkan dirinya. Manusia tak mampu memenangkan pertarungan terhadap dosa dengan usaha sendiri. Alasan ini membuat Tuhan Yesus berkata kepada Nikodemus bahwa seseorang tak akan melihat Kerajaan Allah jika tidak dilahirkan kembali. Pikirkanlah usaha manusia untuk menyelamatkan diri dari dosa! Apakah usaha tersebut bisa berhasil?

Nikodemus adalah seorang Farisi, pemimpin agama Yahudi, pengajar Israel yang pasti menguasai seluruh hukum Taurat. Namun, kapasitas dan reputasi keagamaan yang ia miliki tidak membuat dia memahami bahwa jalan satu-satunya untuk melihat Kerajaan Allah adalah dengan anugerah Allah yang melahirkan kembali manusia. Ketika Tuhan Yesus berkata bahwa setiap orang yang tidak dilahirkan kembali tidak dapat melihat Kerajaan Allah, Dia menegaskan bahwa seluruh usaha dan kehidupan keagamaan Nikodemus selama ini tidak dapat membuat ia mengatasi masalah dosa. Lebih lanjut, Tuhan Yesus memaparkan bahwa kelahiran kembali bukanlah upaya manusia untuk mendapatkan keselamatan, tetapi respons manusia atas anugerah keselamatan dari Allah. Allah yang begitu mengasihi dunia secara aktif mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan manusia, sehingga manusia yang merespons dengan percaya tidak akan binasa melainkan beroleh hidup yang kekal (3:16). Sudahkan Anda menyadari kebutuhan terhadap anugerah Allah dalam hidup Anda? Sudahkah Anda merespons anugerah Allah? Jika sudah, bersyukurlah kepada Tuhan atas anugerah-Nya. Jika belum, inilah waktu yang tepat untuk merespons anugerah Allah. [AB]

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.” Efesus 2:8-9

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: