Murka Allah

Baca: Ulangan 1:34-40

Sebagai orang Kristen, kita perlu memahami bahwa Allah dapat murka. Murka Allah tidak boleh dipahami bahwa Allah sedang menunjukkan kemarahan-Nya yang lepas kontrol. Tetapi kita perlu memahami bahwa kemarahan Allah merupakan atribut Allah yang menunjukkan keadilanNya.

Dalam perikop ini, Musa sedang mengingatkan Umat Israel mengenai sejarah mereka 40 tahun yang lalu. Di masa lampau, Allah murka karena ketidakpercayaan dan ketidaktaatan yang ditunjukkan oleh generasi pertama Israel dengan menuduh Allah (26-27). Akibatnya, generasi pertama Israel disebut “angkatan yang jahat” (35) dan tidak diijinkan Allah memasuki Tanah Perjanjian, terkecuali Kaleb dan Yosua.

Kaleb dan Yosua merupakan dua orang dari dua belas pengintai yang menyerukan tetap mengikuti perintah Tuhan, yaitu memasuki tanah Kanaan (Bil. 14:8-9). Karena iman mereka, maka Allah tidak menjatuhkan hukuman atas mereka. Sebaliknya, Allah mengijinkan Kaleb dan Yosua
memasuki tanah Kanaan.

Bagaimana dengan Musa? Musa sebagai pemimpin generasi pertama Israel juga tidak luput dari kemarahan Allah (37). Musa pernah melakukan kesalahan dengan memukul bukit batu sebanyak dua kali dengan tongkat (Bil. 20:11), padahal Allah tidak memberikan perintah demikian (Bil. 20:8). Ganjarannya ialah Musa tidak diperkenankan masuk ke tanah Kanaan. Karena itu diperlukan pemimpin baru, yaitu Yosua yang akan membawa masuk umat Israel generasi kedua ke tanah Perjanjian. Yang dimaksud generasi kedua ialah mereka yang di bawah usia dua puluh tahun (39).

Dari kisah ini, kita dapat mempelajari bahwa Allah dapat murka kepada siapapun, termasuk umat Kristen. Allah murka supaya mereka dapat kembali percaya dan taat kepada-Nya. Karena itu, sudah sepatutnya kita pun memiliki iman yang percaya dan taat kepada-Nya.

Renungkan: Janganlah kita berpikir untuk bermain-main dengan Allah. [GC]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: