Belajar Memberi

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Keluaran 35:1-29

Persembahan wajib menuntut adanya kemauan atau komitmen (kesetiaan), tetapi persembahan sukarela menuntut adanya cinta kasih (dorongan hati). Jumlah dan bentuk persembahan wajib ditentukan oleh Allah, sedangkan jumlah dan bentuk persembahan sukarela ditentukan oleh diri kita sendiri. Bila kita kurang mengasihi Allah, kita akan berhitung secara teliti, dan kita hanya memberikan persembahan yang diwajibkan oleh Allah. Pemberian sukarela dianggap berlebihan. Bila kita sungguh-sungguh mengasihi Allah, kita tidak hanya akan memberikan persembahan yang diwajibkan, melainkan kita akan berusaha untuk memberi semakin banyak persembahan secara sukarela tanpa banyak perhitungan.

yak perhitungan. Dalam hidup kita, kita pasti menjumpai hal-hal yang menuntut kita untuk memberi secara sukarela (di luar pemberian wajib), misalnya saat kita bertemu dengan orang yang membutuhkan bantuan, saat gereja memerlukan sokongan dana untuk melaksanakan kegiatan gereja, saat gereja hendak melakukan renovasi/ pembangunan gedung gereja, dan sebagainya. Sebenarnya orang beriman tidak perlu takut memberi terlalu banyak karena Allah pasti akan membalas kasih kita kepada-Nya secara berkelimpahan. Penulis kitab Amsal menuliskan berbagai prinsip iman yang bertentangan dengan prinsip ekonomi, misalnya: “Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya,” (Amsal 10:22), dan juga “Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.” (Amsal 11:24). Bila kita memiliki prinsip iman seperti yang dikemukakan oleh para penulis kitab Amsal, mungkinkah kita ragu-ragu untuk memberi secara sukarela?

“Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku?” Mazmur 116:12

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: