Berdiri di Pelataran Kemah Suci

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Keluaran 38

Saat membaca sistem peribadatan dalam Perjanjian Lama, perlu diingat bahwa tatacara ibadah pada zaman itu berbeda dengan tatacara ibadah pada masa kini. Umat TUHAN pada masa itu tidak bisa masuk ke dalam Kemah Suci (Ruang Kudus dan Ruang Mahakudus), melainkan hanya bisa berdiri atau berlutut (bukan duduk) di pelataran Kemah Suci. Tidak ada tempat duduk di pelataran kemah Suci tersebut. Kemewahan Kemah Suci bukan untuk dinikmati oleh umat, melainkan dipersembahkan untuk kemuliaan TUHAN! Di kemudian hari (pada zaman Raja Salomo), setelah bangsa Israel menetap di Tanah Kanaan, dibangunlah tempat ibadah yang berbentuk permanen untuk menggantikan Kemah Suci yang bersifat portabel. Pada tempat ibadah berbentuk permanen yang disebut Bait Suci itu pun, umat TUHAN hanya bisa beribadah dengan berdiri di pelataran.

Sekalipun pelataran Kemah Suci (atau Bait Suci) bukanlah tempat untuk bersantai, tidak berarti bahwa umat Allah kehilangan gairah untuk datang beribadah. Gambaran tentang gairah untuk beribadah di pelataran Bait Suci ini paling jelas dilihat dalam Kitab Mazmur (Mazmur 65:5; 84:3,11; 96:8; 100:4). Pentingnya pelataran (halaman) Bait Suci sebagai tempat bagi umat Allah untuk datang beribadah membuat Tuhan Yesus marah besar saat halaman Bait Suci dipakai untuk berdagang (Matius 21:12; Markus 11:15-16).Bagi anggota gereja pada zaman ini yang masih senang mengeluh bila gedung gereja terasa kurang nyaman, ada dua hal yang perlu dievaluasi:

Pertama, apakah Anda merasa ikut bertanggung jawab untuk membangun gedung gereja?

Kedua, untuk apa Anda beribadah: untuk kemuliaan Allah atau untuk bersantai? [P]

“Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.” Mazmur 84:11

Satu Tanggapan

  1. Amen…!! Sebab Lebih baik satu hari di pelataranMu dari pada seribu hari di tempat lain….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: