Kemarahan yang merugikan

Seorang ibu baru pulang kerja, anak perempuannya yang kecil memberitahukan kepadanya, “Mama, aku baru saja melukis memakai lipstik mama…”

Ibunya mendengar hal itu lalu melihat lipstik mahal yang baru saja dibelinya telah tinggal setengah.

Di lihatnya wajah, tangan dan baju anak perempuan itu telah belepotan lipstik tersebut.

Melihat semua ini, sang ibu menjadi kalap.

Dengan sangat marah ibu itu mengamuk dan memukuli anak perempuan kecil yang malang tersebut tanpa menghiraukan tangisan dan jeritan dari mulut kecilnya.

Kemudian setelah puas melampiaskan emosinya, ibu ini baru sadar kalau anak perempuannya sudah tak bergerak lagi.

Ia pun mengguncang-guncangkan tubuh anaknya sambil menangis dan memohon agar anak perempuannya membuka matanya.

Tapi terlambat, jantung anak perempuan itu telah berhenti berdetak.

Saat sang ibu melihat ke seprei tempat tidur anaknya, di situ tertulis sebuah tulisan dengan lipstik merah yang tertulis: “Aku sayang mama”.

Orang yang cepat marah selalu tersadar, bahwa ia dalam keadaan yang buruk.

MENGUASAI DIRI SENDIRI ADALAH KUNCI UTK KEMENANGAN ATAS APA YANG TERJADI.
~Apakah MUNGKIN kalau kita menjalani hidup tanpa KEMARAHAN ?
~Apakah ANEH apabila kita bersikap RAMAH terhadap orang-orang yang MENJENGKELKAN?

TAK ADA YANG LEBIH BURUK DARI PADA SESEORANG YANG MENJADI MARAH LALU MENJADI LUPA DIRI !!!

Mazmur 37:8 <Berhentilah marah dan tinggalkan panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.>

Satu Tanggapan

  1. Sungguh Tuhan Emosi tidak pernah terpuji, Jauhkanlah kami dari segala Emosi yang tak terkendali…Amin..!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: