Teladan Hana

Hana dapat hidup tetap kuat di dalam TUHAN, karena ia hidup bergaul dengan Allah, ia tidak pernah berhenti berharap kepada TUHAN. Ia tidak mengasihi diri dengan meratapi hidupnya, melainkan ia tekun beribadah, berpuasa dan berdoa. Inilah yang membuat TUHAN menganugerahkan dia kekuatan dan pengharapan yang tidak tergoyahkan.

Kita juga harus berdoa karena doa adalah cara yang ditetapkan Allah bagi kita untuk bergaul akrab dengan-Nya. Doa merupakan kekuatan yang luar biasa bagi orang percaya. Apabila kita tidak melakukannya, kitalah yang akan rugi sendiri. Alkitab dengan amat jelas menjelaskan, “Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.” (Yakobus 4:2b)

Lukas 2:36~37 <Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup 7 tahun lamanya bersama suaminya, dan sekarang ia janda dan berumur 84 tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.>

2 Tanggapan

  1. Berikan saya kekuatan dan kesetiaan untuk selalu berharap kepadaMu amin

  2. AMIN. saya tersentuh dengan teladan Hana. Ini mendorong saya untuk mengikuti teladannya, makin bergau dengan Tuhan Sang Pemilik Kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: