Lari maraton

Bagi pelari lomba maraton dibutuhkan teknik berlari dan strategi. Bukan sekedar lari sekencangnya, tetapi lari jarak jauh membutuhkan ketahanan tubuh yang luar biasa. Selain drpd itu, pelari tersebut butuh strategi yang tepat agar bisa menjadi yang terdepan saat mereka berada di ujung akhir. Seringkali di tahap-tahap akhir justru terjadi persaingan yang ketat sehingga mereka harus bisa sprint menjelang garis akhir.

Menyelesaikan lomba lari jarak jauh diperlukan kepintaran utk mengatur napas, ritme berlari, menjaga kondisi tubuhnya, tahu saat kapan harus mengurangi atau menambah kecepatan lari dan itu dilakukan sampai akhir perlombaan.

Demikian juga manusia berlari-lari kepada tujuan hidupnya. Perlombaan kita tak ubahnya dengan lari maraton. Perlu stamina rohani yang benar-benar kuat agar kita bisa tetap memelihara iman dan mengakhiri pertandingan dengan baik. Ada banyak anak Tuhan yang menjalani kekristenannya bagaikan pelari sprint. Mengawali dengan menggebu-gebu, penuh semangat dan antusiasme yang luar biasa, sayangnya hanya di awal pertandingan saja dan tidak bisa bertahan sampai garis akhir.

Mari kita simak riwayat Raja Uzia, yang tercatat di dalam 2 Tawarikh 26:1~23. Ia adalah seorang raja yang mampu mengawali perjalanan hidupnya dengan sangat baik. Menjadi raja di usia 16 thn, ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, ia selalu mencari wajah TUHAN dan hidup takut akan TUHAN. Tetapi sayang di akhir hidupnya, ia tidak mampu mempertahankan hal-hal yang baik itu. Sikapnya berubah setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati , bahkan ia telah jauh meninggalkan TUHAN. Uzia tidak lagi taat kepada TUHAN dan tidak mengindahkan teguran nabi TUHAN.

Riwayat hidup Uzia menjadi pelajaran bagi kita semua. Jangan sampai kita sdh mengawali dengan roh tetapi kita mengakhirinya dengan daging. Jangan sampai kita telah memulainya dengan baik, namun mengakhiri dengan sangat menyedihkan.

2 Timotius 4:7~8 <Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman..>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: