Jangan Terlalu Berani

Baca: Ulangan 16:18-20; 17:8-13

Ada orang yang sangat percaya diri. Mereka berani melakukan apa saja, meski itu di luar kemampuan dan kapasitas mereka. Tentu ada hal yang tidak selalu baik sebagai akibatnya.

Jumlah orang Israel sangat banyak dan lokasinya tersebar. Apabila setiap perkara pengadilan hanya diputuskan di satu tempat oleh imam dan orang Lewi yang ada, tentu akan berlangsung sangat lama dan tidak efektif. Orang Israel diizinkan mengangkat hakim-hakim dan petugas untuk membantu mengadili bangsanya (18). Mereka harus adil, mengejar keadilan, tidak memihak, dan tidak menerima suap. Tujuannya, supaya hidup dan memiliki negeri perjanjian (19-20).

Apabila para hakim dan petugas itu tidak mampu memutuskan karena perkara terlalu rumit, maka mereka harus meminta putusan dari imam-imam dan orang-orang Lewi yang ada. Keputusan itu harus mereka ikuti dan tidak menyimpang kemana pun (8-11). Mereka harus takluk, tidak berlaku terlalu berani, dengan tidak mendengarkan perkataan imam itu. Bila melanggar, mereka harus mati (12). Mendengar itu, seluruh Israel tidak berlaku terlalu berani lagi sebab mereka menjadi takut (13).

TUHAN tahu kemampuan hamba-Nya. Ketika bangsa itu masih kecil jumlahnya, maka segala keputusan diambil atau disampaikan hanya melalui Musa. Saat mereka semakin banyak dan tinggal berjauhan letaknya, maka hal itu tidak dimungkinkan lagi. Mereka dapat memilih dari antara mereka sendiri. Tetapi ketika perkara terlalu berat; hakim itu harus menyadari keterbatasannya. TUHAN tidak ingin seseorang mengambil keputusan yang salah, karena ketidakmampuannya, apalagi karena ada suap dan keberpihakan.

Pelajaran penting bagi kita. Setiap orang yang dipercaya untuk memimpin harus menyadari kemampuan dan keterbatasannya. Jangan bertindak dan mengambil keputusan yang salah, apalagi menyimpang. Dengarkan dan minta nasihat orang lain yang lebih dewasa dalam TUHAN. [TNT]

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: