Pentahiran dari Penyakit Kusta

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Imamat 14

Bagian ini berisi peraturan tentang orang yang disembuhkan dari penyakit kusta. Karena tidak ada penjelasan tentang bagaimana ia disembuhkan, bisa dianggap bahwa ia disembuhkan Allah secara langsung. Agar dapat diterima kembali dalam masyarakat, ia harus mengikuti tiga tahap ritual:

Pertama, kepastian kesembuhan. Seorang imam akan memeriksa dan memastikan kesembuhannya (14:1-3).

Kedua, pengumuman kesembuhan. Kepastian kesembuhan orang itu akan diumumkan kepada seluruh umat Israel setelah orang itu memberikan berbagai macam persembahan, mencukur rambut, dan membasuh diri, serta melewati waktu tujuh hari (14:4-9).

Ketiga, penerimaan kembali ke dalam komunitas. Orang tersebut harus mempersembahkan di Kemah Pertemuan korban penghapus dosa sebagai simbol pengampunan dosa, korban bakaran sebagai simbol pendamaian dengan Allah karena sudah ditahirkan, dan korban sajian sebagai simbol ucapan syukur kepada-Nya yang telah menjadikannya tahir (14:10-32).

Umat Israel menerapkan pasal ini secara literal, khusus bagi kasus kesembuhan dari penyakit kusta. Bagi umat Kristen masa kini, pasal ini mengajarkan tiga prinsip penting tentang relasi dengan Allah:

Pertama, kusta melambangkan dosa yang menjadikan kita najis dan tidak layak menghampiri Allah. Sama seperti kusta hanya dapat disembuhkan oleh Allah, demikian juga hanya Allah yang dapat menyelesaikan masalah dosa yang telah memisahkan kita dengan Dia.

Kedua, Yesus Kristus adalah Anak Domba Allah yang dipersembahkan sekali untuk pengampunan dosa kita (Ibrani 10:11-14).

Ketiga, sebagai orang yang sudah diselamatkan oleh Allah, selayaknya bila kita membawa korban ucapan syukur kepada-Nya. Menurut Anda, apakah korban ucapan syukur yang terbaik yang dapat Anda berikan? [TF]

“Tetapi Ia [Yesus], setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah…. Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selamalamanya mereka yang Ia kuduskan.” Ibrani 10:12, 14

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: