Menjaga Kekudusan Seksualitas

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Imamat 15

Pasal ini berbicara tentang kenajisan karena keluarnya cairan dari aurat (alat kelamin), baik laki-laki maupun perempuan. Kenajisan ini ada tiga jenis:

Pertama, kenajisan karena aurat laki-laki atau perempuan mengeluarkan lelehan yang tidak normal, yang timbul karena sejenis penyakit kelamin. Orang yang bersentuhan dengan orang ini harus mencuci baju dan membasuh diri serta menjadi najis sampai matahari terbenam. Barang yang disentuhnya menjadi najis: barang yang terbuat dari kayu harus dicuci dan belanga tanah harus dipecahkan (15:1-12, 25-27). Apabila lelehannya berhenti, artinya penyakitnya sembuh, orang ini harus menunggu tujuh hari observasi, setelah itu harus mempersembahkan korban penghapus dosa dan korban bakaran di Kemah Pertemuan untuk mendapatkan pentahiran (15:13-15, 28-31).

Kedua, kenajisan karena lelehan yang keluar dari aurat akibat hubungan kelamin antara laki-laki dan perempuan. Dalam hal ini, baik lakilaki maupun perempuan menjadi najis sampai matahari terbenam dan tidak perlu memberikan korban persembahan (15:16-18).

Ketiga, kenajisan bagi perempuan yang sedang menjalani masa menstruasi. Dalam hal ini, perempuan itu menjadi najis selama tujuh hari. Selama masa itu, semua orang dan barang yang bersentuhan dengannya menjadi najis sampai matahari terbenam (15:19-23) dan laki-laki yang tidur dengan perempuan selama masa menstruasi akan menjadi najis selama tujuh hari (15:24).

Karena kita hidup di zaman anugerah, kita tak perlu mengikuti aturan di5atas secara literal, sebab tuntutan hukum Taurat sudah digenapi oleh Yesus Kristus (Roma 10:4). Ada satu prinsip penting, yakni kekudusan yang Allah tuntut termasuk kekudusan alat kelamin dan kehidupan seksualitas kita. Sebutkanlah beberapa contoh dosa seksualitas yang harus kita hindari? [TF]

“Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.” Ibrani 13:4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: