Terus Berpegang pada Tuhan

Ditulis oleh: Inawaty Teddy

Baca: Mazmur 73:21-28

Dari zaman dulu sampai sekarang, banyak orang benar merasa iri hati kepada orang fasik yang hidupnya sepertinya penuh dengan kemakmuran dan kenyamanan. Begitu pula dengan pemazmur dalam Mazmur 73. Ia hampir terpeleset karena cemburu melihat kehidupan orang fasik yang “menambah harta benda dan senang selamanya” (12).

Apa yang harus kita lakukan ketika jatuh pada pemikiran yang sama dan tergoda untuk hidup seperti orang fasik? Seperti pemazmur, kita harus terus berpegang pada Tuhan, walaupun kita tidak mengerti dan hati kita belum dapat menerimanya. Pemazmur mengatakan bahwa meski hatinya terasa pahit dan buah pinggangnya tertusuk-tusuk rasanya; meski merasa dungu dan tidak mengerti, ia tetap di dekat TUHAN (21-23).

Secara kasat mata, orang fasik sepertinya hidup dengan enak dan tidak kena tulah seperti orang lain (5), sedangkan orang benar kena tulah dan kena hukum sepanjang hari (14). Iman adalah “bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat” (Ibr. 11:1). Realita dibalik apa yang kelihatan adalah bahwa orang fasik ditaruh Tuhan di tempat-tempat licin (18) dan Tuhan akan membinasakan mereka (27). Ketika kita hanya menginginkan Tuhan dan melihat bahwa bagian kita hanyalah Allah selama-lamanya (26), maka kita akan dapat mengerti realitas sesungguhnya. Kita pun dapat seperti pemazmur yang suka dekat dengan Allah dan menaruh perlindungan kita kepada-Nya sehingga dapat menceritakan kembali segala pekerjaan-Nya (28).

Kehidupan orang percaya selalu penuh dengan tantangan, termasuk tantangan dalam diri sendiri yang cenderung untuk mudah iri hati kepada orang yang menikmati hidup secara duniawi. Kebahagiaan manusia yang sejati hanya dapat diperoleh dalam Tuhan, dan bukan dalam apa yang ditawarkan dunia. Tidak perlu iri terhadap orang lain dan nikmati kehidupan kita sebagai orang percaya yang diberkati oleh penyertaan Tuhan.

– Santapan Harian Scripture Union Indonesia. www.su-indonesia.org  –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: