Tuntutan Sang Mesias: Ketulusan Hati

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Matius 18

Apakah yang paling dituntut oleh Tuhan Yesus dari diri muridmurid- Nya? Yang paling dituntut oleh Tuhan Yesus adalah ketulusan hati seperti sikap seorang anak kecil! Para motivator pada zaman ini menganjurkan para pendengarnya untuk mempercayai kemampuan diri mereka sendiri, tetapi Tuhan Yesus menuntut agar para murid-Nya mempercayai Dia. (Bandingkan dengan sikap percaya seorang anak kecil terhadap orang tuanya atau terhadap idolanya)! Ketulusan hati itulah yang memungkinkan seseorang bersedia untuk menaati Yesus Kristus dengan sepenuh hati, tidak setengah-setengah. Ketulusan hati itulah yang memungkinkan seseorang meninggalkan kesenangannya untuk melakukan apa yang dikehendaki oleh Tuhan. (Bandingkan dengan sikap seorang gembala yang rela meninggalkan 99 dombanya yang berada dalam kondisi aman untuk mencari seekor domba yang tersesat, 18:12-14. Tanpa ketulusan hati, dia akan lebih senang mengurus 99 domba yang keadaannya baik-baik saja). Tanpa ketulusan, tak mungkin seseorang mau berusaha menyadarkan orang berdosa yang sulit menerima teguran (18:15-17). Tanpa ketulusan, tak mungkin seseorang mau memaafkan orang yang telah berulangkali menyakiti hatinya.

Ketulusan hati seperti sikap seorang anak kecil memungkinkan kita bergantung sebanuhnya kepada Allah, sehingga Allah leluasa untuk bekerja di dalam kita dan melalui kita. Apakah Anda mengikuti Tuhan Yesus dengan ketulusan hati? Beranikah Anda meninggalkan apa yang Anda sukai (termasuk meninggalkan dosa yang bagi Anda terasa menyenangkan) untuk melakukan apa pun yang Allah kehendaki (termasuk ke ladang misi)?[P]

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.” Matius 18:3b-4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: