Berbalik dari Kesalahan

– Diambil dari Renungan Gereja Kristus Yesus –

Bacaan Alkitab hari ini: Hakim-hakim 16

Setiap orang pernah berbuat kesalahan, entah besar atau kecil, entah disengaja atau tidak sengaja. Akan tetapi, tidak semua orang menyadari kesalahannya dan berbalik dari kesa-lahannya itu. Ada orang yang ‘melupakan’ kesalahan dan menganggapnya sebagai tidak ada. Ada yang semakin terjerumus dalam kesalahan yang dia lakukan, mengulangi kesalahan itu, bahkan menambah dengan kesalah-an yang lain.

Simson pernah berbuat salah, bahkan terjadi berulang kali. Alkitab mencatat paling sedikit 3 (tiga) kali Simson berhu-bungan dengan perempuan Filistin (14:1; 16:1; 16:4), sampai akhirnya Simson kehilangan kekuatannya dan matanya. Walaupun Simson sampai akhir hidupnya tetap beriman ke-pada Tuhan (16:28), tetapi Simson tidak berkesempatan untuk menjalani kehidupan keluarga yang baik.

Apakah Anda pernah berada dalam keadaan seperti Simson, yaitu Anda tidak meninggalkan iman kepada Tuhan, tetapi Anda melakukan kesalahan atau dosa yang tidak pernah benar-benar Anda tinggalkan? Sangatlah menyedihkan bila sampai meninggal dunia, kita dalam kondisi sedang melakukan kesalahan, bahkan kondisi kita lebih ‘parah’ bila kita ‘mulai’ atau ‘sedang’ meninggalkan Tuhan, yaitu saat kehendak Tuhan tidak lagi menjadi pertimbangan atas keputusan kita. Akhir kehidupan Simson tragis, tetapi tidak tertutup kemungkinan bahwa kita juga bisa mengalami hal yang sama tragis dengan Simson. Berbaliklah dari kesalahan Anda! Berbaliklah dari posisi hidup yang ‘sedang’ meninggalkan Tuhan. Jalanilah hidup dengan benar bersama Tuhan. Sekaranglah waktunya untuk berubah atau Anda akan terlambat. Maukah Anda? [CA]

“Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.” 2 Petrus 3:9

Satu Tanggapan

  1. Jauh lebih parah dosanya dari Simson, adalah raja Daud yang berselingkuh, lagipula merebut isteri orang lain. Akhirnya orang lain tersebut (prajurit loyal) disuruh menjadi korban perang (alias mati). Raja Daud rasa aman dan puas (untuk sementara waktu). Apa salah Simson? Salahnya ia lupa, bahwa kekuatannya bukan miliknya sendiri, melainkan diberi Tuhan kepadanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: